BANJARMASIN – Proyek Jembatan Cemara Ujung – Sungai Andai (Cusa) kembali dikerjakan. Setelah sempat melambat di tahap awal, kini proyek penghubung dua kawasan padat di Banjarmasin Utara itu memasuki fase paling krusial, yakni pemasangan kerangka baja.
Jembatan yang telah lama ditunggu masyarakat Banjarmasin ini akhirnya bakal benar-benar menunjukkan wujudnya. Sebab, setelah kerangka baja berdiri, wujud jembatan akan terlihat utuh. Selanjutnya, proyek tersebut mulai memasuki tahap penyelesaian.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin, Suri Sudarmadiyah menyebut keseluruhan Jembatan Cusa sekarang baru menyentuh 30 persen.
Tahap kedua ini fokus pada persiapan pemasangan kerangka baja, dimulai dari pemasangan pylon. "Insyaallah pada akhir bulan ini sudah bisa terpasang kerangka bajanya," ujar Suri, Selasa (25/11).
Jika rangka baja rampung dipasang, jembatan otomatis terhubung dari sisi ke sisi, dan progres akan langsung melonjak di atas 70 persen. Setelah itu, pekerjaan akan beralih ke penguatan oprit jembatan bagian yang sebelumnya sempat amblas.
"Seperti kebanyakan jembatan, titik lemahnya biasanya di oprit karena dua struktur berbeda. Makanya kita lakukan perkuatan," jelas dja.
Suri menegaskan tidak ada kendala berarti di lapangan. Hanya saja, timnya terus dikejar waktu agar tak molor. "Target penyelesaian Desember sudah harus selesai," tegasnya.
Jembatan Cusa dibangun dengan konsep jembatan gantung sepanjang 260 meter. Sekitar 80 meter untuk bentang utama, sisanya berupa jalan pendekat dan oprit.
Lebarnya hanya 3,5 meter, sehingga praktis hanya untuk kendaraan roda dua. Mobil hanya bisa melintas dalam kondisi darurat. Jembatan ini bertujuan untuk memecah kemacetan di perempatan Sungai Andai.
Editor : Arief