Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Kunjungan Wisman Banjarbaru Meningkat, Wisnus Justru Turun hingga Oktober 2025

Sheilla Farazela • Selasa, 25 November 2025 | 18:26 WIB

IKON: tugu bundaran Simpang Empat Banjarbaru
IKON: tugu bundaran Simpang Empat Banjarbaru
BANJARBARU — Kunjungan wisatawan ke Kota Banjarbaru sepanjang 2025 menunjukkan tren berlawanan, dengan wisatawan mancanegara mengalami kenaikan sementara wisatawan nusantara justru menurun hingga Oktober.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Kasi Pembinaan dan Pengembangan Pariwisata Disporabudpar Banjarbaru Silfiana Wahidah Hilmi, Selasa (25/11).

"Jumlah wisatawan mancanegara tahun 2025 mencapai 1.889 orang, meningkat dibanding tahun sebelumnya yang hanya 875 wisatawan. Kenaikan sebanyak 1.014 wisatawan ini menghasilkan capaian peningkatan sebesar 1,15 persen," ungkapnya.

Baca Juga: Film Sisigan Kariau Sima Angkat Urban Legend Anak Sima dan Takau ke Layar Lebar

Wisman terbanyak, ucap Silfia, datang dari Asia dengan total 1.542 orang, sedangkan tujuan perjalanan didominasi wisata berlibur, yaitu 831 wisatawan.

Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara tercatat 211.363 orang, atau lebih rendah dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 291.894 wisatawan.

"Selisih penurunan berjumlah 80.531 wisatawan, dengan capaian minus 0,27 persen," sebutnya.

Baca Juga: BSI Siap Cetak SDM Profesional Lewat Program Magang Nasional

Meski demikian, ujar Silfia, Oktober dan Juli tetap menjadi periode dengan kunjungan tertinggi, masing-masing 24.246 dan 22.990 wisatawan.

Silfia juga mengakui, pelaku usaha perhotelan di Banjarbaru banyak dibooking oleh kunjungan wisatawan domestik yang masih didominasi tamu dari wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (Kalselteng).

"Kalau malam Minggu atau sejak hari Jumat, tamu selalu ramai. Dari Kalselteng banyak yang datang. Alhamdulillah ini juga jadi kemajuan untuk hotel-hotel di Banjarbaru," ujarnya.

Baca Juga: Politala Perkuat Pengembangan Maggot BSF di Kopasos Lewat Program 'Maggot Park'

Meski demikian, ia menyebutkan kunjungan dari luar Kalimantan seperti Jawa dan Sumatera mengalami penurunan. "Kalau tamu dari luar Kalselteng memang berkurang. Tidak sebanyak dulu," katanya.

Mayoritas tamu yang datang disebut memiliki beragam alasan, mulai dari perjalanan keluarga hingga menengok anak yang berkuliah di Banjarbaru.

"Banyak juga yang sekalian liburan atau menjenguk anaknya yang sekolah maupun kuliah di sini," ujarnya.

Baca Juga: DPRD Banjar Temukan 22 Retakan di Proyek Rehabilitasi Jalan Rp720 Juta

Ia juga menyampaikan bahwa sebagian wisatawan mancanegara yang menginap adalah pekerja dan pelancong transit.

"Ada tamu asing yang menginap karena bekerja atau sedang transit. Sebelum terbang atau setelah mendarat, mereka istirahat dulu di Banjarbaru," tambahnya.

Silfia menyatakan bahwa gabungan data statistik dan temuan lapangan dari pelaku industri pariwisata menjadi dasar pemerintah daerah dalam menyusun strategi promosi ke depan.

Baca Juga: 19 Nakes Kotabaru Standby 24 Jam di Kabupaten Tanah Laut, Rela Begadang Dampingi Atlet Difabel Kotabaru Tanding di Peparpov V Kalsel 2025

"Kunjungan wisman sedang menanjak, hal ini juga seiring Kalsel masuk dalam bagian UNESCO Global Geopark Meratus. Sementara wisnus, kita terus mendorong penguatan agenda wisata dan promosi kota," ujarnya. (*)

Editor : M. Ramli Arisno
#wisatawan Banjarbaru 2025 #pariwisata Banjarbaru #wisnus Banjarbaru #wisman Banjarbaru