Patroli menggunakan lampu rotator biru itu difokuskan untuk menekan balap liar serta berbagai bentuk kejahatan jalanan yang meresahkan warga.
KBO Satlantas Polres Banjarbaru, Ipda Ridha Mahmudinnor, menyampaikan bahwa patroli diperbanyak terutama pada akhir pekan, ketika potensi kerawanan meningkat.
Petugas menyisir kawasan yang sering dipadati remaja hingga larut malam, serta jalur vital seperti perkantoran, pusat pertokoan, hingga area perbankan.
“Kami mengintensifkan Blue Light Patrol, khususnya pada malam hingga dini hari,” ujarnya, Senin (24/11).
Upaya itu menunjukkan hasil. Dalam BLP pada Sabtu (22/11/2025) dini hari, tim gabungan menciduk sejumlah remaja yang diduga kuat terlibat balap liar.
Mereka diamankan saat hendak memulai aksi maupun ketika sudah melakukan kebut-kebutan di jalan raya.
“Awalnya kami menerima laporan dari call center 110 soal indikasi balap liar di sekitar bundaran Masjid Agung Al Munawwarah. Di lapangan, beberapa remaja terindikasi kuat terlibat,” jelas Ridha.
Para remaja tersebut dibawa ke Mapolres Banjarbaru untuk dilakukan pendataan, pembinaan, hingga penilangan.
Pemeriksaan juga dilakukan terhadap kelengkapan kendaraan masing-masing.
Ridha menegaskan bahwa BLP bukan sekadar patroli rutin, melainkan langkah pencegahan dini untuk memutus ruang gerak pelaku balap liar dan kriminalitas jalanan lainnya.
“Fokus utama kami menekan kriminalitas jalanan dan merespons cepat laporan masyarakat,” tegasnya.
Patroli malam itu melibatkan personel gabungan Satlantas, Pamapta, Sat Intelkam, Sat Reskrim, Sat Samapta, serta Piket Polsek Banjarbaru Utara.
Polres Banjarbaru juga mengimbau masyarakat agar aktif melapor jika menemukan indikasi balap liar atau aktivitas mencurigakan lainnya.
“Patroli dan penindakan terus dilakukan untuk menciptakan keamanan malam hari dan meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas, terutama di kalangan remaja,” pungkas Ridha. (*)
Editor : M. Ramli Arisno