BANJARBARU - Puluhan bollard atau tiang pembatas trotoar di sepanjang Jalan Panglima Batur, Kota Banjarbaru raib dicuri.
Kabid Bina Marga pada Dinas PUPR Banjarbaru, Adi Maulana mengungkapkan, dari hasil inventarisasi terbaru menunjukkan total 91 bollard trotoar hilang sejak 2022 hingga 2025.
Ia menilai, fenomena ini terjadi lantaran seluruh tiang yang terbuat dari besi cor tuang tersebut dianggap memiliki nilai jual tinggi. “Dari pemeriksaan teknis, terlihat jelas tiangnya dicabut dan dirusak secara paksa,” ungkap Adi saat dikonfirmasi, Kamis (20/11) siang.
Untuk mencegah deretan aksi pencurian yang terjadi berulang setiap tahun ini, Adi mengungkapkan, pihaknya menyiapkan bollard pengganti menggunakan bahan non-besi agar tidak lagi menarik bagi pencuri. “Penggantian dilakukan bertahap dan menggunakan material yang tidak punya nilai jual,” tegasnya.
Pemerintah Kota Banjarbaru, tegas Adi juga berencana menyerahkan kasus yang meresahkan dan merusak estetika kota ini ke ranah hukum. “Kami akan melaporkan pencurian fasilitas publik ini kepada pihak kepolisian,” ucapnya.
Sementara itu, Kapolsek Banjarbaru Utara Kompol Heru Setiawan mengaku belum menerima laporan resmi dari Pemko. Meski begitu, polisi telah melakukan pengecekan ke sejumlah lokasi kehilangan. “Dari hasil pengecekan, memang benar sejumlah bollard hilang dan dilepas secara paksa,” katanya.
Heru menegaskan, kepolisian akan menindak tegas pelaku perusakan maupun pencurian fasilitas umum. “Ini menyangkut keamanan dan wajah kota. Tentu pelakunya akan kami proses sesuai hukum,” pungkasnya.
Editor: Sutrisno
Editor : Arief