Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Rumah Kayu di Basirih Ambruk, Lansia Selamat Setelah Dipindah Dua Hari Sebelum Kejadian

Zulvan Rahmatan • Kamis, 20 November 2025 | 18:00 WIB

AMBRUK: Rumah Markonah ambruk, beruntungnya ia sudah pindah sejak dua hari sebelum insiden terjadi.
AMBRUK: Rumah Markonah ambruk, beruntungnya ia sudah pindah sejak dua hari sebelum insiden terjadi.
BANJARMASIN — Sebuah rumah kayu di kawasan wisata religi dekat Kubah Basirih, Kecamatan Banjarmasin Barat, ambruk pada Kamis (20/11/2025) sekitar pukul 14.00 Wita.

Rumah yang berdiri di atas bantaran sungai itu perlahan runtuh setelah beberapa hari terakhir kerap terendam air pasang.

Beruntung, penghuni rumah bernama Markonah, sekitar 60 tahun, selamat. Dua hari sebelum insiden, ia dipindahkan ke rumah sewaan yang berada persis di samping tempat tinggalnya.

Baca Juga: Yunita Ningsih Resmi Pimpin DPC PDIP Banjar, Fokus Konsolidasi dan Penguatan Struktur Partai

Mastari, tetangga yang pertama menyadari kondisi rumah itu, mengaku sudah lama mencemaskan keselamatan Markonah.

“Karena tetangga, saya sering lihat beliau. Acil biasanya sendiri di rumah. Saya kasih tahu anaknya cepat dipindah, awalnya malahan pengin seminggu lagi baru pindah,” ujarnya.

Ia mengatakan suara ambruk terdengar tidak terlalu keras, tetapi struktur rumah tampak “rungkat” sebelum akhirnya jatuh ke arah sungai.

Baca Juga: Kejagung Cekal Lima Tersangka Korupsi DJP, Kerugian Negara Rp150 Miliar dan Sitaan Aset

“Suaranya tidak terlalu nyaring, tapi rungkat sampai ambruk mengarah ke sungai,” tambahnya.

Ulah, anak Markonah, membenarkan bahwa sang ibu kerap tinggal sendiri di rumah tersebut karena keterbatasan fisik.

“Beliau susah berjalan, matanya juga sudah rabun, tinggi darah dan gula,” ungkapnya. Ia mengaku bersyukur langkah cepat memindahkan ibunya mencegah kejadian fatal.

Baca Juga: Drainase Banjarmasin Digarap di Musim Hujan, Pengamat Soroti Risiko Struktur dan Efektivitas

Setelah rumahnya ambruk, Markonah kini tidak memiliki tempat tinggal tetap. Ia berharap mendapatkan bantuan pemerintah karena tidak memiliki jaminan sosial maupun BPJS Kesehatan.

Warga sekitar juga meminta pemerintah meninjau kondisi rumah-rumah tua di tepi sungai yang rawan terdampak pasang. (*)

Editor : M. Ramli Arisno
#rumah ambruk Basirih #bantuan pemerintah Banjarmasin #banjir pasang Banjarmasin #lansia selamat #rumah kayu sungai