BANJARBARU - Setelah sempat dikeluhkan warga lantaran jadi pemicu kecelakaan, lubang pembongkaran aspal di Jalan Sukamara, Kecamatan Liang Anggang akhirnya mulai ditutup.
Kabid Bina Marga Dinas PUPR Banjarbaru, Adi Maulana menjelaskan, proses penutupan lubang sempat dihentikan sementara beberapa hari karena terkendala cuaca.
Hujan yang rutin mengguyur Banjarbaru membuat tahapan pekerjaan tak bisa dilakukan, terutama pengujian kepadatan agregat yang wajib berlangsung dalam kondisi kering.
“Secara umum, cuaca memang sangat mempengaruhi pekerjaan jalan. Ada tahapan yang tidak boleh dilakukan ketika material basah,” ujarnya, Senin (17/11) sore.
Meski begitu, Adi memastikan progres perbaikan Jalan Sukamara kini sudah kembali berjalan. Ia menegaskan seluruh pekerjaan di lapangan tetap berlangsung meski cuaca diperkirakan masih tidak stabil dalam beberapa pekan ke depan.
Adi juga menyebut, proyek Jalan Sukamara merupakan salah satu dari 11 titik prioritas kepala daerah yang dikerjakan melalui APBD Perubahan 2025.
Progres seluruh paket tersebut masih berada di kisaran 20–25 persen karena kontrak baru diteken pada akhir Oktober.
Dengan masa pelaksanaan 60 hari kalender, target serah terima pekerjaan ditetapkan pada 20 Desember 2025.
Meski waktu terbilang mepet, Adi tetap yakin pekerjaan bisa tuntas tepat waktu. “Kami sangat optimistis penyelesaian pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target,” tegasnya.
Editor: Sutrisno
Editor : Arief