Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Sejumlah Wilayah di Banjarmasin Tergenang Banjir Rob Sejak Dini Hari, BPBD Susuri Tiga Titik Terdalam

Zulvan Rahmatan • Kamis, 13 November 2025 | 14:50 WIB
BANJIR ROB:BPBD Kota Banjarmasin melakukan pemantauan sedikitnya pada tiga lokas banjir rob di Banjarmasin Barat, Kamis (13/11/2025) dini hari.
BANJIR ROB:BPBD Kota Banjarmasin melakukan pemantauan sedikitnya pada tiga lokas banjir rob di Banjarmasin Barat, Kamis (13/11/2025) dini hari.

BANJARMASIN - Sejumlah wilayah di Kota Banjarmasin tergenang banjir rob pada Kamis, (13/11/2025) dini hari.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin, melakukan pemantauan sedikitnya pada tiga titik banjir.

Beranjak pukul 01.00 dini hari, BPBD langsung menyusuri Jalan Jafri Zam-zam sepanjang 2,2 kilometer di Banjarmasin Barat.

Di simpang Jalan Madang, BPBD tak menemukan keanehan berarti seperti penyumbatan saluran, namun kedalaman genangan air diperkirakan mencapai 30 centimeter.

"Ini karena air pasang, intensitas hujan juga tidak ada, ya faktor alam," ujar Komandan Regu (Danru), Andy Putra.

Meski masih dinilai terkendali, keberadaan banjir dekat dengan pembuangan sampah menjadi kekhawatiran.

"Sampah di pinggir jalan ini aja lagi yang belum diangkut dan menyebabkan larut ke dalam-dalam komplek, ke depan rumah warga, bahkan ke jalan kalau sudah surut pasti berserakan," sebut Andy.

Bergeser ke persimpangan Cenderawasih, kedalaman genangan masih sama, bahkan sudah dianggap salah satu yang terkenal langganan terkena banjir di Kota Seribu Sungai. "Di sini puncaknya, dari jam satu sampai jam tiga pagi," tambahnya.

Tak hanya itu, banjir rob juga menggenang di persimpangan Jalan Pembangunan dekat Pasir Mas hingga nampak merembet ke rumah warga.

Warga setempat, Surya (38) menuturkan menuturkan keberadaan banjir biasanya berlangsung sekitar akhir tahun hingga awal tahun yang biasanya naik lebih awal sekitar jam sepuluh malam.

"Ya lumayan, turun naik. Kalau bulan Desember tahun baru itu, ya hampir selutut orang dewasa. Menunggu surutnya bisa sampai jam empat subuh," beber Surya.

Banjir rob yang sudah rutin mendampingi membuatnya terus menerus was-was, apalagi di tempatnya menjadi paling tinggi sejauh ini dengan perkiraan 40 centimeter.

Selain itu, banjir rob juga dikhawatirkan karena berpotensi menampakan keberadaan hewan melata yang kerap muncul seperti ular dan biawak.

Editor : Fauzan Ridhani
#BPBD #kota banjarmasin #dini hari #Banjir Rob #genangan air