Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Banjarbaru Usung Konsep Aero City di ICCF 2025

Sheilla Farazela • Selasa, 11 November 2025 | 20:11 WIB
KENANG-KENANGAN:Perwakilan panitia ICCF 2025 menyerahkan cenderamata kepada Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby usai sesi konferensi di Malang Creative Center, Sabtu (8/11/2025).
KENANG-KENANGAN:Perwakilan panitia ICCF 2025 menyerahkan cenderamata kepada Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby usai sesi konferensi di Malang Creative Center, Sabtu (8/11/2025).

BANJARBARU — Kota Banjarbaru kembali menunjukkan kiprahnya di tingkat nasional melalui ajang Indonesia Creative Cities Festival (ICCF) 2025 yang digelar di Gedung Malang Creative Center (MCC), Sabtu (8/11/2025).

Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby hadir sebagai narasumber dan memaparkan pengembangan Aero City sebagai konsep baru pembangunan kota kreatif yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Dalam sesi kedua International Conference ICCF 2025, Lisa tampil bersama sejumlah kepala daerah, di antaranya Wakil Bupati Sumedang, Wakil Bupati Jeneponto, dan Bupati Blitar.

Ia menegaskan bahwa Banjarbaru siap berperan aktif dalam jejaring Kota Kreatif Indonesia, dengan menempatkan kreativitas warga sebagai fondasi pembangunan.

“Banjarbaru siap menjadi bagian dari jaringan Kota Kreatif Indonesia. Kami membawa semangat inovasi masyarakat untuk menciptakan ruang hidup yang berdaya, berkelanjutan, dan membahagiakan warganya,” ujar Lisa.

Konsep Aero City Banjarbaru dituangkan dalam Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) seluas 7.216 hektare yang meliputi Kecamatan Landasan Ulin dan Liang Anggang.

Kawasan ini dirancang sebagai simpul transportasi dan pusat ekonomi baru yang terhubung langsung dengan Bandara Internasional Syamsudin Noor.

Menurut Lisa, tingginya arus penumpang di bandara membuka peluang besar bagi sektor logistik, perdagangan, transportasi, dan pariwisata.

“Kami ingin membangun ekosistem kreatif yang menghubungkan ide, industri, dan inovasi,” katanya.

Selain pengembangan tata ruang, Lisa juga memaparkan langkah Banjarbaru memperluas jejaring ekonomi kreatif hingga ke level internasional.

Ia mengungkapkan bahwa Banjarbaru telah mengundang Minister Counsellor/Ekonomi KBRI Kuala Lumpur untuk berdialog dengan pelaku UMKM, membuka peluang kerja sama ekspor dan kemitraan regional.

Perwakilan KBRI Kuala Lumpur turut meninjau pameran UMKM Banjarbaru di Mess L dan menilai sejumlah produk daerah telah memenuhi standar ekspor.

Ajang ICCF 2025 turut dihadiri tokoh nasional seperti Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Rifky, Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha Djumaryo, serta Ketua Umum ICCN Tubagus Fiki Satari.

Paparan Wali Kota Banjarbaru mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Sumedang, M Fajar Aldila, yang menyebut Aero City sebagai terobosan cerdas dalam integrasi ekonomi, sosial, dan lingkungan.

“Banjarbaru sudah luar biasa dengan konsep Aero City-nya. Saya yakin bisa menjadi lebih kreatif dan inovatif lagi,” ujarnya.

Fajar menilai inovasi tata ruang dan penguatan ekonomi kreatif Banjarbaru dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain. Ia mendorong generasi muda Banjarbaru untuk lebih terlibat dalam pengembangan potensi lokal.

“Kreativitas tidak boleh hanya tumbuh di kota besar. Banjarbaru bisa menjadi contoh laboratorium masa depan bagi Indonesia kreatif,” tegasnya.

Editor : Fauzan Ridhani
#Erna Lisa Halaby #ICCF 2025 #Pemko Banjarbaru #malang #Lisa Halaby