BANJARBARU – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarbaru menutup permanen beberapa putaran balik atau U-turn di sepanjang Jalan Panglima Batur.
Kebijakan itu dilakukan untuk meningkatkan keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas, terutama setelah beroperasinya traffic light (TL) di sekitar Samsat Banjarbaru.
Kabid Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) pada Dishub Banjarbaru, Adi Royan menjelaskan, pihaknya telah melakukan kajian ulang terhadap seluruh titik U-turn di jalan tersebut. Dari hasil evaluasi, beberapa titik dinilai perlu ditutup karena berpotensi menimbulkan kemacetan dan kecelakaan.
“Beberapa yang ditutup yakni U-turn di depan kantor PLN dan di depan SMPN 2 Banjarbaru,” ujarnya, Minggu (2/11).
Selain itu, ia menyebut, U-turn di sekitar Masjid Kanzul Khairat juga akan direlokasi. Sebab, selama ini titik tersebut kerap ditutup pengurus masjid setiap waktu salat untuk menjaga kelancaran jemaah. “Nantinya U-turn di Masjid Kanzul Khairat digeser sedikit. Jadi ke depan tidak perlu lagi ditutup setiap waktu ibadah,” jelasnya.
Adi menegaskan, seluruh rekayasa lalu lintas yang dilakukan Dishub bertujuan utama untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan, sesuai dengan Peraturan Wali Kota Banjarbaru yang menetapkan Jalan Panglima Batur sebagai kawasan tertib lalu lintas.
Terkait kepadatan arus, Adi menyebut situasinya masih relatif normal, meski terjadi peningkatan volume kendaraan pada jam-jam tertentu. “Kepadatan di Jalan Panglima Batur itu masih normal, tapi memang lebih ramai saat jam berangkat dan pulang kerja, terutama setelah hujan,” pungkasnya.
Editor: Sutrisno
Editor : Arief