BANJARBARU – Rute Bus Trans Banjarbakula koridor 1 Banjarmasin–Martapura resmi kembali normal setelah Jembatan Sungai Ulin di Jalan Ahmad Yani Kilometer 31,6 depan Kolam Renang Antasari Banjarbaru dibuka untuk umum pada Jumat (31/10).
Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Selatan (Dishub Kalsel), Fitri Hernadi, membenarkan hal tersebut. “Rute koridor 1 Bus Trans Banjarbakula akan kembali berjalan normal,” ujarnya.
Fitri menjelaskan, sejak penutupan total Jalan Ahmad Yani untuk proyek pembangunan jembatan pada 10 Juni 2025, bus koridor 1 dialihkan melalui Jalan Karang Rejo, Jalan Trikora, dan Jalan RO Ulin. Akibat pengalihan itu, waktu tempuh perjalanan bertambah sekitar 10 hingga 15 menit dari biasanya.
Selama masa penutupan, tiga halte di koridor 1 tidak dilayani, yaitu Halte Limousin, Halte Masjid Hajjah Nuriyah, dan Halte Arutmin. “Saya cek di aplikasi Mitra Darat, tiga halte itu belum masuk rute aktif. Setelah jembatan dibuka, semuanya akan kembali dilayani,” jelasnya.
Dengan dibukanya kembali Jembatan Sungai Ulin, waktu tempuh Bus Trans Banjarbakula di rute utama Banjarmasin–Martapura kini kembali normal. Dishub Kalsel berharap, kelancaran akses ini dapat meningkatkan jumlah pengguna transportasi umum dan mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi.
Editor: Ramli Arisno
Editor : Arief