Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

DPRD Banjarmasin Desak Pemko Alokasikan Anggaran Khusus Pelatihan dan Pendampingan Rutin Pelaku UMKM

Endang Syarifuddin • Selasa, 14 Oktober 2025 | 10:40 WIB

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, Hilyah Aulia.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, Hilyah Aulia.
BANJARMASIN – DPRD Kota Banjarmasin mendesak Pemko Banjarmasin mengalokasikan anggaran khusus untuk pelatihan dan pendampingan rutin bagi pelaku UMKM.

Pasalnya, banyak pelaku usaha punya produk bagus, tapi kalah di strategi dan digitalisasi.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin, Hilyah Aulia, menilai banyak pelaku usaha kecil di kota ini sebenarnya punya produk potensial.

Baca Juga: 195 Anggota Satpol PP Banjarmasin Dites Urine Mendadak, Pastikan Bersih dari Narkoba

Sayangnya, mereka lemah dalam manajemen keuangan, pemasaran digital, hingga inovasi produk.

"Produk mereka banyak yang bagus, tapi tidak tahu cara mengemas atau memasarkan dengan baik. Tanpa pendampingan rutin, mereka sulit berkembang," ujarnya, Senin (13/10/2025).

Menurut politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, bantuan modal tak cukup jika tidak dibarengi pembinaan berkelanjutan.

Baca Juga: DPRD Kotabaru Uji Lima Raperda Krusial, Rapat Paripurna jadi Ajang Adu Visi Politik

Karena itu, pelatihan yang diberikan pemerintah sebaiknya tidak sekadar seremonial, tapi benar-benar menjawab kebutuhan lapangan.

Mulai dari literasi keuangan, strategi digital marketing, pengelolaan stok, hingga sertifikasi halal dan legalitas usaha.

Lewat pelatihan berkala ini, diharapkan pelaku UMKM di Banjarmasin bisa lebih mandiri, tangguh, dan inovatif.

Baca Juga: Berebut Posisi Ketua Golkar Batola, Syarif Faisal dan Herman Susilo Siap Bersaing

"Kalau pembinaan dilakukan terus-menerus, UMKM kita bisa naik kelas. Bukan cuma tumbuh secara jumlah, tapi juga dalam hal kualitas dan profesionalisme," tambahnya.

DPRD juga mendorong Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Tenaga Kerja menggandeng kampus, pelaku industri, hingga lembaga keuangan digital.

Tujuannya, agar kurikulum pelatihan UMKM lebih adaptif terhadap era industri 4.0.

Baca Juga: Unda Absori jadi Pj Sekda Kabupaten Tapin, Komitmen Tuntaskan Target dan Program Kerja yang Digariskan Bupati

"Pendampingan ini penting supaya UMKM Banjarmasin bisa go digital, punya akses ke pasar nasional bahkan internasional. Pemerintah harus hadir lewat anggaran yang jelas dan terukur," tegas Hilyah. (*)

Editor : M. Ramli Arisno
#pendampingan pelaku usaha #UMKM Banjarmasin #DPRD Banjarmasin #digitalisasi usaha #pelatihan umkm