Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin hampir tiap hari menurunkan tim untuk memperbaiki jalan berlubang yang mulai mengganggu arus lalu lintas.
Kepala Dinas PUPR Banjarmasin, Suri Sudarmadiyah, menyebutkan perbaikan dilakukan secara rutin, baik di jalan perkotaan maupun jalan kompleks.
Baca Juga: Museum Balangan Dapat Restu Legislatif, Siap Masuk Prioritas Anggaran
"Setiap hari ada perbaikan. Semua kita update juga lewat Instagram UPTD Jalan agar masyarakat tahu lokasi yang sedang dikerjakan," ujarnya, Jumat (10/10).
Kerusakan yang ditangani, kata Suri, umumnya kategori ringan seperti retak halus dan lubang kecil yang bisa langsung ditambal.
Penyebabnya beragam, mulai dari beban truk besar yang melebihi kapasitas jalan hingga genangan air akibat rob yang perlahan menggerus permukaan aspal.
Baca Juga: Sudah Lelah Berkonflik! Kader PPP Banjarmasin Lega Setelah Islah Nasional
"Untuk kasus seperti ini, kami punya anggaran khusus agar bisa ditangani cepat tanpa menunggu proyek besar," jelasnya.
Beberapa titik yang sudah dan sedang diperbaiki antara lain Jalan Pekapuran Raya, Sungai Gampa, Pemurus Dalam, dan jalan depan RSUD Sultan Suriansyah.
Menariknya, banyak laporan masyarakat soal jalan rusak kini langsung masuk melalui E-Lapor. Begitu ada pengaduan, tim langsung turun ke lapangan untuk verifikasi dan perbaikan.
Baca Juga: ASN Tanah Laut Jadi Panutan Bayar Pajak Kendaraan, DPRD Beri Dukungan
"Begitu masuk laporan, tim langsung kita turunkan ke lapangan. Kita ingin respon cepat," tandasnya.
Sistem E-Lapor dinilai efektif mempercepat penanganan kerusakan jalan. Masyarakat bisa langsung melaporkan kondisi jalan rusak melalui aplikasi, lengkap dengan foto dan lokasi.
Dinas PUPR kemudian menindaklanjuti sesuai tingkat kerusakan dan prioritas.
Baca Juga: Kuasa Hukum Sutikno Laporkan Kejari Balangan ke Komisi Kejaksaan RI dan Jaksa Agung
Dengan pola penanganan rutin dan sistem pelaporan yang responsif, Dinas PUPR Banjarmasin berharap kondisi jalan di Kota Seribu Sungai tetap layak dan aman untuk dilalui.
Pembaruan informasi pekerjaan jalan juga terus disampaikan melalui media sosial agar transparan kepada publik.
Suri mengajak masyarakat untuk terus aktif melaporkan kerusakan jalan agar bisa segera ditangani sebelum semakin parah dan membahayakan pengguna jalan. (*)
Editor : M. Ramli Arisno