“Kalau puncak musim hujan memang bervariasi. Tidak merata untuk daerah di Kalimantan Selatan,” ujar Forecaster Iklim BMKG Kalsel, Mustika Wiratri, Kamis (25/9).
Menurutnya, wilayah barat Pegunungan Meratus sebagian besar juga akan mencapai puncak hujan pada November.
Adapun selatan Tabalong dan sebagian Balangan diperkirakan baru mencapai puncak hujan Desember 2025.
“Untuk bagian timur, puncak curah hujan bisa berlangsung sejak Desember hingga Mei. Termasuk Januari dan Februari, dengan intensitas tertinggi diperkirakan pada Mei,” jelas Mustika.
BMKG mencatat, Kotabaru bagian Pulau Laut dan Pulau Sebuku lebih dulu memasuki musim hujan sejak Agustus.
Disusul Kotabaru daratan dan Tanah Bumbu bagian utara pada awal September.
Sementara Banjarbaru, Tabalong, Balangan, HSU utara, HSS timur, Banjar timur, serta Tanah Laut barat mulai diguyur hujan pertengahan September.
Akhir September, giliran Hulu Sungai Tengah, HSS barat, sebagian besar Tapin, Barito Kuala, Banjarmasin, serta sebagian kecil Banjarbaru utara dan Tanah Laut lainnya diperkirakan memasuki musim hujan.
Mustika mengimbau warga agar mewaspadai potensi banjir dan menyiapkan tata kelola lahan serta infrastruktur menghadapi hujan intensitas tinggi.
“Jangan lupa selalu mengakses informasi cuaca. BMKG juga memberikan peringatan lewat kanal resmi,” pungkasnya. (*)
Editor : M. Ramli Arisno