Penjabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.1 Provinsi Kalimantan Selatan, Anton Surviyanto menyampaikan, hingga saat ini realisasi pekerjaan sudah mencapai 77 persen.
"Sisa pekerjaan yang harus diselesaikan meliputi pemasangan sandaran jembatan, saluran drainase, median jalan, serta pengaspalan," ucapnya, Selasa (23/9).
Anton mengakui kontrak pekerjaan sebenarnya berakhir pada 31 Desember 2025. Namun, pelaksanaan di lapangan dapat lebih cepat dari perencanaan.
"Insyaallah target jembatan bisa dilalui pada 15 November 2025 mendatang selesai dan jembatan sudah bisa dilewati lalu lintas,”cetusnya.
Menurutnya, percepatan ini dilakukan agar arus kendaraan terutama saat pelaksanaan Haul Guru Sekumpul lebih lancar.
“Kami ingin memberikan kenyamanan bagi masyarakat. Saat ini, tidak ada kendala teknis di lapangan,” tambahnya.
Jika rampung sesuai target, jembatan ini diperkirakan akan menjadi salah satu akses vital untuk mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan Banjarbaru.
Editor : Sutrisno