Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Mathari, meminta Dinas Kesehatan menyiapkan tenaga keamanan di seluruh Puskesmas.
Menurut politisi PKS ini, Puskesmas merupakan objek vital pelayanan publik yang harus dijaga selama 24 jam.
Baca Juga: Bupati Balangan: Justru Kami yang Bongkar Kasus PT ADCL
“Puskesmas itu bukan hanya tempat berobat, tapi pusat pelayanan kesehatan masyarakat," ujarnya, Selasa (23/9/2025)
"Kalau keamanannya longgar, bukan hanya aset yang hilang, tapi juga pelayanan bisa terganggu,” lanjutnya.
Mathari menilai minimnya penjagaan malam membuat Puskesmas rawan jadi sasaran pencurian.
Baca Juga: Disdik Kalsel Panggil Guru dan Korban Kasus SMAN 2 Amuntai
Beberapa Puskesmas bahkan belum memiliki satpam atau wakar tetap. “Situasi ini jelas rawan. Jangan sampai kejadian di Sungai Jingah terulang lagi,” tegasnya.
Ia mendorong Dinkes untuk segera memasukkan kebutuhan keamanan dalam anggaran, termasuk penempatan satpam, pemasangan CCTV, hingga sistem pengamanan darurat.
Selain itu, Satpol PP juga diminta berperan melalui patroli rutin di sejumlah Puskesmas.
Baca Juga: DPRD Gelar Paripurna Spesial Sambut HUT ke-499 Kota Banjarmasin
“Satpol PP bisa melakukan pengawasan berkala. Dinkes wajib menyiapkan protokol keamanan standar di setiap Puskesmas," paparnya
"Agar jelas siapa yang bertugas menjaga dan bagaimana prosedur bila ada gangguan,” imbuhnya.
Ia berharap evaluasi menyeluruh segera dilakukan agar pelayanan kesehatan tidak terganggu.
“Keamanan ini bukan urusan kecil. Kalau pelayanan terganggu, dampaknya langsung ke masyarakat luas. Maka mulai sekarang harus benar-benar dibenahi,” tandasnya. (*)
Editor : M. Ramli Arisno