Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Kampanye Setop BAB di Sungai, Jamban Apung Di Pekapuran Banjarmasin Dibongkar

Endang Syarifuddin • Senin, 15 September 2025 | 11:18 WIB
BONGKAR: Warga Pekapuran dan aparat kelurahan bersama-sama membongkar jamban apung di bantaran sungai.
BONGKAR: Warga Pekapuran dan aparat kelurahan bersama-sama membongkar jamban apung di bantaran sungai.

BANJARMASIN – Kampanye setop buang air besar (BAB) sembarangan di sungai meluas. Kali ini, giliran warga Pekapuran Laut, Banjarmasin Tengah, yang berkomitmen membongkar jamban apung di bantaran sungai.

Wakil Wali Kota Banjarmasin, Ananda turun langsung dalam aksi pada Jumat (13/9) itu.

Dengan semangat, ia bersama warga menumbangkan salah satu jamban kayu yang sudah lama berdiri di tepian sungai.

"Alhamdulillah, satu RT di sini berinisiatif membongkar sendiri jambannya. Ini dukungan nyata terhadap program Open Defecation Free (ODF)," ujarnya.

Sebagai gantinya, pemko memberikan bantuan pembangunan toilet sehat untuk warga. "Selain demi kesehatan, wajah sungai kita juga jadi lebih indah dipandang," kata Ananda.

Gerakan stop BAB sembarangan ini sudah merambah lebih dari separuh kelurahan di Banjarmasin. Targetnya, 100 persen wilayah bebas jamban sungai. Program ini sekaligus menjadi indikator pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang kini gencar digalakkan untuk menuju predikat Kota Sehat.

"Semua ini bagian dari percepatan mewujudkan Banjarmasin Maju Sejahtera," tegas politikus Partai NasDem itu.

Lurah Pekapuran Laut, Doddy Surya menyebut pembongkaran jamban akan terus dilakukan bertahap. Tahun lalu beberapa RT sudah lebih dulu melakukan.

Hanya saja, Doddy tak menampik masih ada warga yang enggan meninggalkan kebiasaan lama. "Padahal, sebagian sudah punya WC di rumah, tapi masih nyaman ke jamban sungai. Ini yang terus kami ingatkan lewat pendekatan persuasif," ungkapnya.

Ia berharap kesadaran warga makin tumbuh. "Jangan lagi buang air di sungai. Demi kesehatan, demi kebersihan lingkungan kita bersama," pungkasnya.

Editor: Syarafuddin

Editor : Arief
#sanitasi #Lingkungan #banjarmasin #Sungai #jamban