BANJARMASIN – Senyum lega tersungging dari wajah kafilah Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) asal Banjarmasin. Setelah berjuang di ajang MTQ ke-36 tingkat Kalimantan Selatan di Martapura, jerih payah mereka berbuah manis. Bonus yang dijanjikan Pemko Banjarmasin bakal dicairkan.
Sabtu (6/9) malam, Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman menyerahkan uang pembinaan sekaligus menandai berakhirnya tugas kafilah.
Adapun besaran bonus yang diterima bervariasi. Juara I perorangan sebanyak 11 orang menerima masing-masing Rp20 juta. Juara II perorangan 10 orang, masing-masing Rp15 juta. Juara III sebanyak 7 orang mendapat Rp10 juta.
Sementara juara harapan I hingga III menerima Rp7,5 juta, Rp5 juta, hingga Rp2,5 juta. Tak ketinggalan, empat grup juara II juga kebagian Rp30 juta.
"Atas nama pemko, kami menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya. Apa yang sudah ditunjukkan para kafilah ini bukan hanya kompetisi, tapi juga syiar Islam. Kita ingin Al Qur'an semakin membumi di tengah masyarakat," ucap Ikhsan saat memberikan sambutan.
Ia menegaskan, bonus ini bukan sekadar penghargaan atas prestasi. Lebih jauh, menjadi motivasi agar semangat ber-Qur'an terus menyala. Dengan cairnya bonus ini, semangat para kafilah tidak berhenti di panggung MTQ saja. Tetapi terus berlanjut sebagai cahaya Qur'an yang hadir di tengah kehidupan masyarakat sehari-hari.
"Prestasi boleh dikejar, tapi yang lebih penting nilai-nilai Qur'ani benar-benar hidup dalam sikap dan akhlak masyarakat Banjarmasin," tambahnya.
Di bagian lain, Ketua I Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kota Banjarmasin, Fahrurazi menyebut pembagian bonus ini bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung para qari-qariah.
"Ini bukan akhir, karena Oktober mendatang kafilah kita akan tampil di Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadits (STQH) Nasional di Kendari. Semoga dengan doa dan dukungan warga Banua, hasil terbaik bisa diraih," pungkas Fachrurizi.
Editor: Syarafuddin
Editor : Arief