Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Tim KPJUT Banjarbaru Tata Kabel Semrawut Jalan Panglima Batur dengan Sistem Ducting

Sheilla Farazela • Jumat, 5 September 2025 | 14:48 WIB

MENGECEK: Wali Kota Banjarbaru (kanan) didampingi Kepala PUPR Kota Banjarbaru (kiri) memeriksa kabel bawah tanah
MENGECEK: Wali Kota Banjarbaru (kanan) didampingi Kepala PUPR Kota Banjarbaru (kiri) memeriksa kabel bawah tanah
BANJARBARU – Tim Koordinasi Penyelenggaraan Jaringan Utilitas Terpadu (KPJUT) Kota Banjarbaru mulai menangani kabel semrawut yang mengganggu estetika ibu kota provinsi sejak lama. Salah satu titik prioritas adalah kabel-kabel di ruas Jalan Panglima Batur.

Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Banjarbaru, Adi Maulana, menjelaskan kabel optik yang menjuntai dan melilit tiang listrik akan dipindahkan ke dalam box cover di kotak drainase yang didesain khusus oleh Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Banjarbaru.

"Penanganan box cover yang akan membuat kabel masuk ke dalam adalah pengerjaan ducting," kata Adi saat diwawancarai terpisah.

Baca Juga: Big Match Futsal FCC League Memanas! KPU FC Belum Terkalahkan, Victim FC Siap Jegal

Tahun ini menjadi tahun keempat pembuatan trotoar dengan dua box cover untuk utilitas dan drainase.

"Yang tahun ini menjadi tahun keempat pengerjaan kita menggunakan dua box cover. Pertama box cover ukuran 60-80 untuk saluran air atau drainase," ungkap Adi.

"Kedua box cover ukuran 30-50 kita gunakan untuk ducting atau tempat utilitas. Di Panglima Batur ini sudah mulai oleh tim KPJUT ketuanya Pak Asep dan arahan Ibu Wali Kota," jelasnya.

Baca Juga: Kemendag Cabut Kewenangan Dinas Perdagangan Kalsel Awasi Pupuk Bersubsidi

Pengerjaan ducting satu box cover akan menampung kabel sepanjang kurang lebih 610 meter, dimulai dari Balai Kota hingga SMPN 2 Banjarbaru. Sisi seberang Balai Kota atau Kantor BPN sampai kincir angin Komet juga akan dikerjakan.

Dari kincir angin Komet dibuat proyek ducting hingga Tugu Toga Pendidikan. Sisi seberang kincir angin Komet juga dibuat hingga Tugu Toga Pendidikan atau STM.

"Tahun depan baru rencana mengerjakan lanjutannya sampai Taman Kreasi. Dari Taman Kreasi sampai Simpang Amaco," ungkapnya.

Baca Juga: DPRD Tanah Laut Gulirkan Tiga Raperda Inisiatif untuk Kesejahteraan Rakyat

Beberapa segmen box cover yang telah rampung mulai digunakan untuk menurunkan kabel ke bawah tanah meski pekerjaan belum selesai sepenuhnya.

"Mulai kita gunakan, kita turunkan kabel-kabelnya di bagian bawah, walaupun pekerjaan masih belum selesai," jelas Adi.

Secara simbolis, Wali Kota telah memotong kabel-kabel di bagian atas yang tidak terpakai.

Baca Juga: Striker Legendaris Herman Dzumafo Perkuat Polres HST di Semifinal Bupati Cup

"Kabel-kabel fungsional sudah diturunkan ke bawah oleh teman-teman Telkom dan beberapa vendor utilitas," imbuhnya.

Ketua KPJUT sekaligus Kepala Diskominfo Kota Banjarbaru, Asep Saputra, mengatakan proyek ini bukan sekadar mengurangi kabel udara namun memastikan tiang tidak terpakai dimanfaatkan kembali.

Pemerintah Kota Banjarbaru telah menyiapkan sekitar 200 tiang baru sebagai antisipasi untuk titik yang tidak bisa underground. Penataan ini diharapkan memperindah wajah kota sekaligus mengurangi risiko gangguan kabel semrawut di ruang publik. (*)

Editor : M. Ramli Arisno
#asep saputra #KPJUT Banjarbaru #kabel semrawut #sistem ducting #Jalan Panglima Batur