BANJARMASIN — Proyek pembangunan Jembatan Cusa (Cemara Ujung–Sungai Andai) di Banjarmasin Utara terbengkalai.
Padahal jembatan gantung ini diharapkan menjadi pemecah kemacetan di kawasan Sungai Andai. Menghubungkan antara Jalan Sultan Adam dan Kompleks Purnama Permai.
Lokasi proyek terlihat sepi tanpa aktivitas. Peralatan konstruksi dibiarkan teronggok, sementara pondasi di sisi kompleks sudah rusak.
Sebagian tepi jalan ambles, sambungan jembatan retak, dan struktur di sisi kanan kiri tampak tidak presisi.
"Lama sudah tidak dikerjakan, buang-buang anggaran saja. Lihat itu pondasinya pecah-pecah," keluh Aulia, warga sekitar, belum lama ini.
Menurutnya, sejak bulan Ramadan kemarin tak pernah lagi terlihat pekerja proyek. Ia juga mengeluhkan jalan kompleks yang rusak akibat lalu lalang angkutan berat selama proyek berlangsung.
Gad, pemuda setempat, menilai warga seharusnya dilibatkan dalam pembangunan. "Kalau warga lokal yang ikut kerja, pasti lebih terjaga. Ini pekerjanya semua dari luar. Bahkan selamatan proyek pun tidak ada," cecarnya.
Warga berharap pemko memberikan kejelasan soal kelanjutan proyek ini.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin, Suri Sudarmadiyah belum merespons saat dikonfirmasi.
Editor: Syarafuddin
Editor : Arief