Walikota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR menjelaskan, penambahan anggaran bersumber dari peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Transfer Pusat, dan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya.
"Penambahan anggaran ini kami arahkan untuk percepatan pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, serta program kesejahteraan masyarakat," ungkap Yamin kepada media, Kamis (21/8/2025).
Yamin menegaskan APBD Perubahan sudah dibahas bersama Badan Anggaran DPRD dan disepakati. Dengan tambahan anggaran ini, program prioritas Banjarmasin Maju Sejahtera bisa segera dijalankan sesuai target.
Ketua DPRD Kota Banjarmasin Rikval Fachruri mengingatkan agar tambahan anggaran benar-benar dimanfaatkan sesuai perencanaan. DPRD akan mengawal penggunaannya agar tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.
"Kami tidak ingin ada program yang mandek atau tumpang tindih. Dengan tambahan anggaran ini, pembangunan yang sempat tertunda bisa dikejar," kata Rikval.
Kepala BPKPAD Kota Banjarmasin Edy Wibowo memaparkan, dengan APBD Perubahan 2025, target PAD naik menjadi Rp718 miliar. Pendapatan yang sah mencapai Rp1,8 triliun lebih, ditambah pendapatan lainnya Rp45 miliar.
"Kenaikan dipengaruhi transfer pusat, bagi hasil provinsi, dan bagi hasil tambang. Meski ada defisit, SiLPA Rp100 miliar bisa menutupi kekurangan," pungkas Edy.
Editor : M. Ramli Arisno