BANJARMASIN – Trotoar yang seharusnya menjadi jalur aman bagi pejalan kaki di Jalan RE Martadinata, Kecamatan Banjarmasin Tengah, kini berubah jadi jalur uji nyali. Puluhan tutup manhole drainase di kawasan ini raib entah kemana, menyisakan lubang-lubang besar yang menganga.
Hanya sebagian ditutupi papan kayu seadanya, tapi banyak yang dibiarkan terbuka. Malam hari, lubang-lubang itu menjadi jebakan tak terlihat.
“Sudah ada beberapa yang jatuh terperosok, apalagi kalau malam. Kalau siang masih kelihatan dan bisa dihindari,” ujar Yusran, warga setempat.
Yusran mengaku tak pernah melihat langsung pelaku pencurian. Entah kapan beraksinya. Karena tidak pernah melihat orang mencurigakan.
“Dulu pernah ada dua orang ketahuan mencuri dan sudah ditangkap polisi. tapi sekarang hilang lagi,” keluhnya.
Ia berharap pemerintah segera menutup kembali lubang-lubang ini agar tidak ada korban yang lebih parah. “Kalau ada anak kecil atau orang tua yang lewat malam-malam, bisa celaka,” tambahnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Suri Sudarmadiyah kepada awak media menyatakan pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh tutup manhole drainase di kota ini.
“Hilangnya tutup manhole sering terjadi karena dicuri oknum. Ke depan, kita rencanakan mengganti material besi menjadi beton supaya tidak menarik bagi pencuri,” ujarnya.
Suri juga mengimbau warga untuk bersama-sama menjaga fasilitas umum. “Trotoar ini bukan hanya penunjang keindahan kota, tapi juga bagian dari keselamatan masyarakat,” tegasnya.
Editor : Arif Subekti