Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Banjir Rob di Banjarmasin Diprediksi Terjadi pada 25 Agustus 2025, Siklus Rutin Bulanan

Endang Syarifuddin • Kamis, 14 Agustus 2025 | 09:15 WIB
JALAN JADI SUNGAI: Banjir rob merendam Jalan Cemara Raya di Banjarmasin Utara, beberapa waktu lalu.
JALAN JADI SUNGAI: Banjir rob merendam Jalan Cemara Raya di Banjarmasin Utara, beberapa waktu lalu.

BANJARMASIN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarmasin mengeluarkan peringatan banjir rob akibat pasang tinggi sungai yang diperkirakan dimulai pada 25 Agustus 2025.

Kepala BPBD Banjarmasin, Husni Thamrin mengatakan pasang tinggi ini merupakan siklus rutin bulanan. Ketinggian air biasanya mencapai 2,5 meter di atas permukaan laut (MDPL).

"Setiap bulan memang ada, tapi tetap kami minta warga waspada. Simpan berkas penting dan peralatan listrik di tempat yang lebih tinggi," ujarnya, Rabu (13/8).

Data prediksi pasang, jelasnya, diperoleh dari buku pasang surut kelautan. Setiap bulan, BPBD mendistribusikan informasi itu kepada petugas di lapangan untuk diteruskan ke masyarakat, terutama mereka yang bermukim di bantaran sungai.

Jika genangan terjadi sebelum tanggal 25, biasanya disebabkan faktor tambahan. "Bisa karena hujan atau kiriman air dari daerah tetangga. Banjarmasin ini kan posisinya paling terakhir," ujarnya.

Ia mencontohkan awal 2025 lalu, rob merendam Kelurahan Tanjung Pagar dan Pemurus Dalam di Kecamatan Banjarmasin Selatan serta Kelurahan Sungai Lulut di Kecamatan Banjarmasin Timur.

Di pusat kota, air surut dalam 2–3 jam. Namun di tiga kawasan tersebut, genangan tak kunjung menyurut.

"Setelah dicek, aliran air tersumbat eceng gondok dan sampah. Ditambah lagi kiriman air dari kabupaten tetangga yang dilanda hujan lebat," terangnya.

"Kalau pasangnya murni dari laut, biasanya cepat surut. Tapi kalau ada faktor lain, bisa lebih lama," jelasnya.

Ia pun berharap proyek perbaikan drainase dan trotoar yang tengah dikebut Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bisa rampung sebelum akhir bulan.

"Cuaca masih kemarau, jadi pekerjaan bisa dikebut. Kalaupun hujan, intensitasnya tidak tinggi," pungkas Thamrin.

Editor: Syarafuddin

Editor : Arief
#Banjir #BPBD #banjarmasin #Rob