Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalsel Muhammad Tambrin mengonfirmasi kabar duka tersebut. "Innalillahi wa inna ilaihi rojiun, telah berpulang ke Rahmatullah Ibu Hj. Kapsariah yang tergabung di Kloter 7," ujarnya.
Almarhum dirawat intensif sejak 20 Juni karena menderita pneumonia dengan efusi pleura kanan dan desaturasi oksigen. Kondisi ini memaksa Kapsariah tak bisa pulang bersama kloternya pada 26 Juni.
Baca Juga: Pemko Banjamasin Kaji Ulang Wacana Regrouping SD dan SMP yang Kekurangan Siswa, Ini Pertimbangannya
Meski sempat diizinkan pulang pada 29 Juli, almarhum masih bergantung alat bantu pernapasan dan menunggu jadwal penerbangan. Kapsariah telah dimakamkan di pemakaman Baqi Madinah.
Dengan meninggalnya Kapsariah, total jemaah haji Embarkasi Banjarmasin yang wafat mencapai 14 orang. Sebelumnya, Tasiah Abdul Talib Buna (86) dari Kotabaru Kloter 11 meninggal pada 6 Juli di RS King Sulaiman Madinah.
Sementara itu, pencarian Hasbullah Ihsan (73) anggota Kloter 7 yang hilang sejak 15 Juni masih berlanjut. Warga Loktabat Selatan Banjarbaru ini dicari intensif KJRI Jeddah, otoritas Arab Saudi, dan tim Perlindungan Jemaah.
Baca Juga: Polisi Buru Pelaku Pembacokan Supir Pikap di Jalan Pangeran Hidayatullah, Rekaman CCTV Kabur
"Pencarian jemaah hilang tidak dibatasi waktu. Walau operasional haji selesai, proses pencarian tetap berlanjut," tegas Tambrin.
Editor : M. Ramli Arisno