BANJARBARU — Bandara Internasional Syamsudin Noor terus meningkatkan fasilitas layanan transportasi bagi penumpang.
Bandara di Banjarbaru, Kalimantan Selatan ini kini menghadirkan layanan transportasi antar moda melalui DAMRI.
Layanan ini resmi beroperasi perdana pada Jumat (1/8/2025), dengan mengerahkan dua unit mini bus DAMRI yang melayani rute Bandara Syamsudin Noor menuju Terminal Gambut Barakat KM 17 dan KM 0 Banjarmasin (Siring Tendean).
General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Khaerul Assidiqi, menyebutkan bahwa hadirnya DAMRI sebagai salah satu opsi transportasi akan mempermudah mobilitas masyarakat maupun wisatawan dari dan menuju bandara.
“DAMRI sudah mulai beroperasi. Ini merupakan tambahan pilihan layanan penumpang dari bandara ke pusat kota, khususnya ke Siring KM 0 Banjarmasin. Saat ini tersedia dua unit yang melayani rute tersebut,” ujar Khaerul, Jumat (1/8) tadi.
Ia menjelaskan, masyarakat kini bisa memilih moda transportasi sesuai kebutuhan dan tingkat ekonominya, mulai dari angkutan umum, angkutan sewa khusus, hingga taksi konvensional.
Sementara itu, General Manager DAMRI Banjarmasin, Andi Wahyu Purnawan, mengatakan setiap unit mini bus akan melayani tiga kali perjalanan per hari.
“Bus pertama akan berangkat dari Bandara Internasional Syamsudin Noor menuju KM 0 Banjarmasin dengan tarif Rp75 ribu per orang sekali jalan,” jelasnya.
Andi menambahkan, layanan ini akan dievaluasi selama tiga bulan ke depan, baik dari sisi jumlah pelanggan maupun kualitas pelayanannya.
“Kalau animo masyarakat bagus, kami tidak menutup kemungkinan untuk menambah armada atau membuka rute baru ke wilayah lain di Kalimantan Selatan,” imbuhnya.
Dilansir dari Kabar BUMN, layanan DAMRI ini beroperasi setiap hari dengan jadwal fleksibel dari pagi hingga malam. Rute lengkapnya adalah Bandara Syamsudin Noor – Terminal Gambut Barakat KM 17 – KM 0 Banjarmasin, dan sebaliknya.
Jadwal keberangkatan dari bandara dimulai pukul 09.30 hingga 21.30 Wita, sementara dari KM 0 Banjarmasin dimulai pukul 11.30 hingga 20.30 Wita. Jadwal dan tarif dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti evaluasi operasional.
Editor : Sutrisno