BANJARMASIN — Pemko Banjarmasin belum harus mengalokasikan banyak anggaran dalam APBD Perubahan 2025 untuk mendukung tiga program prioritas Presiden Prabowo Subianto: Sekolah Rakyat, Makan Bergizi Gratis (MBG), dan Koperasi Merah Putih.
Kepala Badan Pengelola Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kota Banjarmasin, Edy Wibowo mengatakan anggaran pembangunan Sekolah Rakyat sudah diusulkan ke pemerintah pusat.
Namun, besar kemungkinan fisiknya akan dieksekusi langsung oleh pusat. "Kami sudah mengusulkan pembangunannya. Tapi kemungkinan akan ditangani pusat. Pemko hanya menyiapkan lahan," kata Edy, Kamis (3/7).
Untuk program Makan Bergizi Gratis, pemko telah menyiapkan lahan untuk membangun tiga dapur umum.
Lokasi sudah ditentukan dan usulannya juga telah dikirim ke pemerintah pusat. "Kalau soal bangunan, tampaknya pusat yang akan membangunnya. Mungkin terealisasi tahun depan," tambah Edy.
Keterlibatan langsung pemko baru terlihat pada program Koperasi Merah Putih.
Pemko mengalokasikan anggaran sekitar Rp2,5 juta per kelurahan untuk membantu pengurusan akta notaris. Dengan jumlah 52 kelurahan di lima kecamatan, total anggaran yang disiapkan mencapai sekitar Rp130 juta.
Meski belum pasti, pemko berencana menyiapkan anggaran cadangan dari Belanja Tak Terduga (BTT) untuk mendukung operasional ketiga program tersebut.
Namun, besaran pastinya belum ditentukan karena masih menunggu kejelasan dari pemerintah pusat. "Belum tahu nanti skemanya seperti apa, apakah dibiayai 100 persen oleh pusat, atau dibagi 50:50 dengan daerah," tutur Edy.
Editor: Syarafuddin
Editor : Arief