Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

4 Pasar Terbengkalai di Banjarbaru jadi Sorotan Anggota Dewan, Lokasinya Jauh dari Pemukiman

Sheilla Farazela • Kamis, 3 Juli 2025 | 10:35 WIB
SEPI: Pasar Abadi di Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin tampak sepi tanpa ada aktivitas jual beli, Rabu (2/7). (Foto: SHEILA FARAZELA/RADAR BANJARMASIN)
SEPI: Pasar Abadi di Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin tampak sepi tanpa ada aktivitas jual beli, Rabu (2/7). (Foto: SHEILA FARAZELA/RADAR BANJARMASIN)

BANJARBARU - Komisi II DPRD Kota Banjarbaru menyoroti kondisi sejumlah pasar yang terbengkalai dan tidak optimal difungsikan sebagaimana peruntukannya.

Anggota Komisi II, Emi Lasari menilai perlu adanya evaluasi menyeluruh terhadap proyek pembangunan pasar yang ada di Banjarbaru.

Dari empat pasar yang terbengkalai, Emi melihat hanya Pasar Laura di Jalan Sukamara yang kemungkinan masih bisa dipertahankan fungsinya sebagai pasar, dengan cara merelokasi pedagang.

Baca Juga: 4 Pasar di Banjarbaru Terbengkalai, Tak Ada Aktivitas Jual Beli Sama Sekali

Menurutnya, proses relokasi pedagang ke Pasar Laura harus ditinjau dari berbagai aspek. "Kita harus melihat kendala yang menyebabkan pedagang enggan direlokasi ke lokasi baru. Apakah dari sisi bentuk fisik bangunan, letak, tata kelola, atau ada persoalan sosial,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Emi menyoroti lokasi Pasar Abadi dan Pondok Mangga yang awalnya dibangun untuk menampung pedagang dari Pasar Subuh Bauntung. Namun, lokasi pasar yang jauh dari permukiman membuat keberadaan pasar tidak berkembang.

Ia menyebut kondisi ini sebagai pekerjaan rumah bagi Wali Kota Banjarbaru yang baru untuk segera melakukan penataan ulang terhadap aset-aset pasar yang tidak berfungsi.

Editor: Sutrisno

Editor : Arief
#banjarbaru #Pasar #dewan