BANJARMASIN - Dengan sistem ducting kabel fiber optik, jaringan kabel utilitas akan ditanam di bawah trotoar.
Tiga jalan di Banjarmasin Tengah—Jalan Lambung Mangkurat, Pangeran Samudera, dan Hasanuddin HM—menjadi proyek percontohan.
Tujuannya, menghilangkan jaringan kabel semrawut yang selama ini berjuntaian di tiang-tiang listrik.
Namun, trotoar di kawasan ini baru saja diperbaiki, dan pemko mengklaim tidak akan ada pembongkaran lagi.
Bagaimana teknisnya? Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Syafiq Huwaida menjawab pembongkaran tidak perlu dilakukan. "Kami sudah siapkan jalur khusus di bawah trotoar. Kabel bisa dipasang tanpa mengganggu saluran air atau merusak trotoar," ujarnya, Selasa (17/6).
Syafiq juga menepis kekhawatiran hal ini akan mengganggu fungsi drainase dalam mengendalikan banjir.
"Saluran tetap aman dan tidak terendam karena posisi ducting dirancang agar tidak menghalangi aliran air," jelasnya.
Dengan sistem ini, pemasangan kabel fiber optik di masa mendatang bisa dilakukan tanpa merusak trotoar yang sudah dipercantik.
Proses penanaman kabel dilakukan dari dalam saluran melalui manhole atau lubang inspeksi. Saluran drainase tersebut memiliki ukuran sekitar satu meter persegi, masih memungkinkan diakses pekerja.
"Petugas bisa masuk ke dalam saluran untuk memasang kabel tanpa perlu membongkar trotoar. Ini solusi jangka panjang yang efisien,” tutupnya.
Editor: Syarafuddin
Editor : Arief