BANJARMASIN — Kondisi Jalan Tatah Belayung di RT 47 Pemurus Dalam, Banjarmasin Selatan, kian memprihatinkan.
Tak hanya berbatu, jalan ini juga dipenuhi lubang besar dan genangan yang membahayakan pengendara.
Warga sudah lama mengeluhkan kerusakan jalan ini. Salah satunya Ayun.
"Sudah diperbaiki, rusak lagi. Kadang terendam air pasang, ditambah lalu lalang kendaraan berat. Sebelumnya malah lebih parah dari ini," tuturnya, Sabtu (14/6).
Harapannya, pemerintah segera melakukan perbaikan permanen.
Kerusakan jalan sepanjang 1,2 kilometer ini diperparah oleh banjir rob dan seringnya kendaraan berat melintas.
Upaya perbaikan sebelumnya, seperti tambal sulam menggunakan campuran pasir putih dan bebatuan, tak bertahan lama.
Jalan Tatah Belayung berada di perbatasan dengan Kabupaten Banjar.
Menanggapi keluhan warga, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Banjarmasin, Syafiq Huwaida menyatakan perbaikan Jalan Tatah Belayung sudah masuk dalam rencana.
Namun, pengerjaan fisik baru akan dimulai pada 2026. "Ruas Jalan Tatah Belayung memang dalam kondisi kurang nyaman. Ada beberapa spot yang rusak dan mengganggu lalu lintas," jelas Syafiq, kemarin (16/6).
Perbaikan akan mencakup pelebaran jalan dan penguatan fondasi di sisi jalur sungai untuk mencegah kerusakan serupa di masa depan.
Tahun ini, pihaknya telah menyusun perencanaan teknis sebagai langkah awal. "Target kami, tahun depan pengerjaan fisiknya sudah bisa dimulai," tutupnya.
Editor: Syarafuddin
Editor : Arief