BANJARMASIN – Siswa PAUD di Kota Banjarmasin harap bersabar, harapan mendapat bantuan seragam sekolah gratis tampaknya belum bisa segera direalisasikan.
Sebab, anggaran untuk jenjang pendidikan anak usia dini itu belum diketok dan masih dalam proses perhitungan di Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin .
Plt Kepala Disdik Banjarmasin, Ryan Utama mengatakan pengadaan seragam PAUD akan dimasukkan melalui skema APBD Perubahan (APBD-P).
“Akan dianggarkan di APBD Perubahan untuk PAUD, tapi saya belum tahu jumlah pastinya. Karena anggarannya masih dihitung. Nanti akan saya crosscheck lagi dengan bidang yang menangani,” ucap Ryan kepada Radar Banjarmasin, usai rapat di DPRD Banjarmasin, Kamis (12/6/2025).
Sementara itu, program seragam gratis untuk jenjang SD, SMP, dan Sekolah Kesetaraan sudah lebih dulu diluncurkan.
Total penerima bantuan mencapai 9.900 siswa. Rinciannya, 3.600 siswa SD, 5.300 siswa SMP, dan 1.000 peserta didik Sekolah Kesetaraan. Kesemuanya berasal dari keluarga tidak mampu.
“Sudah kita distribusikan semua. Data penerima mengacu pada siswa dari keluarga yang memang layak dibantu,” jelas Ryan.
Bantuan seragam dan perlengkapan sekolah gratis kepada siswa diserahkan bertepatan pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Jumat (2/5/2025) lalu di Halaman Balai Kota Banjarmasin.
Bantuan diserahkan Wali Kota Banjarmasin HM Yamin kepada perwakilan siswa.
Tahap awal bantuan seragam gratis ditujukan kepada siswa SD, SMP, dan sekolah kesetaraan.
Program ini bagian dari 22 program prioritas pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin, HM Yamin dan Hj Ananda.
"Datanya ditujukan kepada siswa yang kurang mampu penerima Program Indonesia Pintar (PIP)," tutup Ryan.
Kebijakan ini disambut baik para orangtua. Meski begitu, mereka berharap agar PAUD tidak ketinggalan.
“Anak saya baru masuk PAUD. Semoga tahun ini bisa kebagian juga. Lumayan kalau seragam dibantu pemerintah,” ujar Lela, salah satu orang tua murid di kawasan Banjarmasin Utara.
Editor : Fauzan Ridhani