Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Simulasi Diundur 1 Juni, Untuk Pengalihan Arus Perbaikan Jembatan Sungai Ulin Km 31

M Fadlan Zakiri • Rabu, 28 Mei 2025 | 12:11 WIB

 

AKAN DITUTUP: Akses lalu lintas di Jembatan Sungai Ulin, Jalan A Yani Km 31, Kelurahan Guntung Payung, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru ini bakal ditutup total.
AKAN DITUTUP: Akses lalu lintas di Jembatan Sungai Ulin, Jalan A Yani Km 31, Kelurahan Guntung Payung, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru ini bakal ditutup total.

BANJARBARU - Simulasi pengalihan arus dampak penutupan akses perbaikan Jembatan Sungai Ulin, Jalan A Yani Km 31 Banjarbaru rencananya dilaksanakan mulai Selasa (28/5) ini. Namun, diputuskan diundur.

Kabid Lalu Lintas dan Jalan (LLAJ) di Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarbaru, Adi Royan Pratama mengatakan keputusan tersebut merupakan hasil rapat Forum Lalu Lintas (Lalin) Kota Banjarbaru di Aula Idaman, Balai Kota Banjarbaru, kemarin (27/5) siang.

“Karena belum siapnya beberapa perlengkapan jalan untuk rekayasa lalu lintas. Seperti rambu, dan materi sosialisasi,” ungkapnya.

Selain itu, tambah Adi Royan, penundaan simulasi ini juga berkaitan dengan perlunya perbaikan pada beberapa titik jalan yang rusak. “Khususnya yang akan dilalui pengendara selama pengalihan arus lalu lintas nanti,” ujarnya.

Kepala Dishub Banjarbaru, Muhammad Mirhansyah mengatakan bahwa simulasi ini tetap akan dilakukan pada awal Juni 2025. “Sesuai kesepakatan bersama pihak BPJN (Balai Pelaksana Jalan Nasional) Kalsel tadi, uji cobanya diundur ke tanggal 1 Juni,” katanya.

Simulasi ini, jelas Mirhansyah, dilakukan untuk memantapkan kesiapan lalu lintas Banjarbaru saat proyek penggantian badan jembatan yang dekat dengan Kolam Renang Antasari Banjarbaru tersebut benar-benar dimulai.

Dalam hal ini, Dishub Banjarbaru bertugas dalam penanganan volume kendaraan di ruas jalur alternatif yang sudah disediakan. Supaya jalur ini bisa efektif dan efisien. “Fokus kami (Dishub Banjarbaru) adalah untuk menjaga agar volume kendaraan di jalur (alternatif) ini tidak terlalu padat, maksimal hanya berada di rasio 0,7 (satuan kepadatan lalu lintas),” jelasnya.

Pada saat penutupan diperlukan personel baik dari Dishub maupun kepolisian untuk berjaga dan mengatur kelancaran lalin. Hal ini juga perlu disinkronkan agar personel dapat mengetahui tugasnya di lapangan, termasuk mengarahkan pengguna jalan ke jalan alternatif. “Rambu-rambu yang disediakan Dishub Provinsi akan sangat membantu agar lebih efektif. Termasuk dari Polres sudah disampaikan kebutuhannya apa,” katanya.

Diketahui sebelumnya, BPJN Kalsel akan mulai mengerjakan penggantian Jembatan Sungai Ulin di Jalan A Yani Km 31 Banjarbaru ini mulai 1 Juni 2025. Data dari papan proyek yang terpasang di lokasi, pengerjaan jembatan dilaksanakan PT Salsabila Bangun Banua. Ditarget selesai pada 3 Oktober 2025, atau selama 244 hari kalender.

Selama proyek berjalan, akses lalu lintas di Jalan A Yani Banjarbaru akan ditutup total, dan dialihkan ke jalur yang sudah disiapkan. Hal tersebut dilakukan agar proses pengerjaan bisa selesai tepat waktu, mengingat bakal ada acara Haul Sekumpul yang diperkirakan akan dilaksanakan pada Desember 2025 nanti.

Namun, sebelum penutupan, BPJN Kalsel bersama Dishub dan kepolisian melakukan survei lapangan pada Senin (26/5) tadi. “Kami minta dievaluasi bersama Dishub dan kepolisian, takutnya terlalu mepet (pelaksanaan waktu simulasi). Dan disepakai mulainya di tanggal 1 Juni,” pungkas Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker) Wilayah 2 Kalsel, Budianto.

Editor: Eddy Hardiyanto

Editor : Arief
#Lalu Lintas #simulasi #dishub #banjarbaru #jembatan