BANJARMASIN – Pemko Banjarmasin ingin mengangkat "derajat" para pengamen jalanan dengan menyediakan panggung yang lebih layak seperti hotel, restoran, dan kafe.
Program ini untuk meningkatkan kesejahteraan para musisi jalanan sekaligus memberikan pengakuan atas kontribusi mereka terhadap budaya urban kota.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin, Fitriah mengatakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin.
"Kami menerima arahan dari Wali Kota untuk menindaklanjuti keberadaan pengamen jalanan. Mereka akan dibina agar bisa tampil di tempat yang lebih layak dan tidak lagi di jalan-jalan," ujar Fitriah, beberapa waktu lalu.
Disbudporapar akan menggandeng Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) untuk menyiapkan panggung yang layak bagi para pengamen.
Nanti mereka dijadwalkan tampil di lobi hotel, rumah makan, atau kafe yang bersedia bekerja sama.
Tidak hanya memberikan ruang tampil, pemko juga berencana menyediakan honor bagi pengamen yang lolos seleksi. Anggaran ini akan dialokasikan melalui bidang kebudayaan.
"Setiap penampilan mereka akan mendapat insentif sebagai tambahan penghasilan. Ini apresiasi dari kami," imbuh Fitriah.
Untuk memastikan kualitas, akan digelar audisi. Hingga saat ini, sekitar 50 pengamen telah mendaftar untuk mengikuti seleksi.
"Program ini memberikan mereka kesempatan untuk naik kelas. Dari yang bernyanyi di jalan, kini mereka bisa tampil di tempat yang lebih bermartabat," tutup Fitriah.
Editor: Syarafuddin
Editor : Arief