Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Titian di Kampung Hijau Banjarmasin Membahayakan, Rumah pun Ikut Miring

Riyad Dafhi Rizki • Sabtu, 17 Mei 2025 | 12:27 WIB
TENGGELAM: Kondisi titian beton Kampung Hijau di Sungai Bilu ketika dilanda banjir rob.
TENGGELAM: Kondisi titian beton Kampung Hijau di Sungai Bilu ketika dilanda banjir rob.

BANJARMASIN — Kondisi titian yang menjadi akses utama warga Kampung Hijau di Sungai Bilu, Banjarmasin Timur, semakin membahayakan.

Kemiringan titian yang semakin parah menjadi ancaman bagi keselamatan warga. Bahkan mulai berdampak pada permukiman sekitar.

Situasi ini sebenarnya telah terjadi sejak tahun 2023. Kendati perbaikan darurat pernah dilakukan pada September 2024 pada sebagian kecil jalan—sepanjang 7 meter, kini kerusakan semakin meluas.

"Sekarang kondisinya benar-benar berbahaya," ungkap warga Kampung Hijau, Inah, Kamis (15/5).

Pantauan di lokasi menunjukkan sebagian jalan sudah tergenang. Makin memburuk ketika sungai pasang. Ketinggiannya bisa mencapai hingga selutut orang dewasa.

Jalan juga menjadi licin karena ditumbuhi lumut. "Anak-anak harus ekstra hati-hati. Dulu pernah ada yang terjatuh dan hampir terseret arus sungai," tutur Inah.

Beruntung, masih ada pagar di beberapa bagian jalan yang mampu mencegah kejadian lebih buruk. Namun, kekhawatiran tetap menghantui masyarakat.

Inah juga mengungkap bahwa rumahnya kini ikut miring akibat kemerosotan jalan.

Ia berharap Pemko Banjarmasin segera melakukan perbaikan. "Kalau tidak segera diperbaiki, akses jalan bisa benar-benar runtuh. Dampaknya bukan hanya pada jalan, tapi rumah kami juga," keluhnya.

Warga lainnya, Idir menyatakan perbaikan titian kian urgen. "Kami tidak bisa memperbaiki sendiri karena jalan ini berbahan beton. Kami berharap ada langkah sementara, seperti mengganti dengan titian ulin, sambil menunggu perbaikan permanen," ujarnya.

Menanggapi keluhan warga, Lurah Sungai Bilu, Aswin Hermawan mengatakan kondisi titian tersebut semakin mengkhawatirkan.

"Kami sangat menyadari jalan ini adalah akses utama warga. Potensi bahaya terus meningkat seiring waktu," ungkap Aswin.

Ia menambahkan, pihaknya telah menyampaikan masalah ini kepada Camat Banjarmasin Timur, Dinas Pekerjaan Umum, dan Dinas Permukiman.

Editor: Syarafuddin

 

Editor : Arief
#banjarmasin #jembatan #Titian #Infrastruktur #kampung hijau