BANJARMASIN – Komplotan manusia silver yang kabur dari Rumah Singgah Dinas Sosial Banjarmasin di Jalan Gubernur Subarjo viral di media sosial.
Video pelarian yang direkam CCTV itu diunggah Wakil Wali Kota Banjarmasin, Ananda.
Kepala Dinsos Banjarmasin, Nuryadi mengatakan peristiwa itu terjadi tak lama setelah Idulfitri. Mereka kabur dini hari dengan cara membobol jendela.
"Kejadiannya pasca Lebaran. Kami sudah melaporkan hal ini ke Satpol PP," kata Nuryadi pada Selasa (22/4).
Dikonfirmasi, Kepala Satpol PP Banjarmasin, Ahmad Muzaiyin mengatakan beberapa manusia silver itu kembali ditangkap dan diserahkan ke rumah singgah untuk dibina.
"Sering seperti kucing-kucingan. Mereka sudah memahami jadwal patroli kami, sehingga pengawasan harus secara acak dan dadakan," jelas Muzaiyin.
Ia juga mengungkap, salah satu alasan mereka tidak jera adalah karena penghasilannya menggiurkan.
Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin turut angkat bicara. Ia meminta Satpol PP untuk meningkatkan intensitas penertiban terhadap gelandangan dan pengemis (gepeng) serta anak jalanan (anjal), khususnya di persimpangan jalan.
Menurutnya, keberadaan mereka sudah membahayakan keselamatan pengendara. "Keberadaan anjal dan gepeng di persimpangan jalan sangat membahayakan pengguna jalan," ujar Yamin.
Dalam unggahannya, Ananda mengaku kerap mendapat keluhan masyarakat mengenai keberadaan manusia silver.
"Pinanya banyak banar lah nang gerah lawan manusia silver, setiap ulun betamu di mana, pasti keluhan tentang buhan sidin nih. Terutama wani meandak muha di cermin mobil jar. (Banyak sekali yang resah dengan manusia silver. Setiap saya bertamu ke mana pun, pasti ada keluhan tentang mereka. Terutama mereka yang berani menempelkan wajahnya ke kaca spion mobil)," tulisnya.
Ananda juga menjelaskan bahwa sebelumnya Satpol PP telah merazia manusia silver, namun mereka berhasil kabur dengan melompat dari jendela rumah singgah.
"Insyaallah Pak Wali Kota Yamin, ulun, dan jajaran akan mencarikan solusinya supaya buhan sidin nih bisi kebisaan jadi ampih manusia silver di jalan-jalan nih, kecuali buhannya nih dasar pengoler lah. (Insyaallah, Pak Wali Kota Muhammad Yamin, saya, dan jajaran akan mencari solusi agar mereka bisa berhenti menjadi manusia silver. Kecuali kalau memang malas bekerja)," tambahnya.
Editor: Syarafuddin
Editor : Arief