BANJARMASIN - Suasana syahdu menyelimuti Gereja Katolik Katedral Keluarga Kudus di Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Ahad (20/4) malam.
Misa Hari Raya Paskah ini puncak dari rangkaian Pekan Suci yang telah berlangsung sejak Minggu Palma, pekan lalu.
Pastor Rekan Paroki Katedral Keluarga Kudus, Ronalius Bilung menjelaskan Hari Raya Paskah tidak sekadar menandai kebangkitan Tuhan Yesus, tetapi juga momentum refleksi bagi umat untuk memperbarui diri.
"Bangkit seperti Yesus berarti mengubah diri menjadi lebih baik. Ini adalah ajakan untuk membangun relasi yang baik, tidak hanya di lingkungan gereja, tetapi juga dengan semua manusia tanpa memandang latar belakang," ungkap Pastor Ronalius.
Menurutnya, terdapat dua poin utama dalam kehidupan Yesus yang relevan hingga kini: pengorbanan dan cinta.
"Yesus memberikan cinta sepenuhnya hingga akhir hayat di kayu salib. Hendaknya menjadi kesadaran umat Katolik bahwa kita dikuduskan bukan karena kesucian kita sendiri, tetapi berkat kematian dan kebangkitan Yesus," jelasnya.
"Kita diajak untuk serius menghayati kebenaran iman, kebenaran dalam persaudaraan, dan kebenaran bahwa kita semua bersaudara, seperti semangat yang dibawa Yesus," imbuhnya.
Salah satu umat yang hadir, Yuliana, merasakan perayaan Paskah tahun ini lebih ramai dan meriah dibanding tahun sebelumnya. "Semoga ke depan semakin banyak anak muda yang terlibat," ujarnya.
Yuliana juga mengungkap harapannya agar seluruh umat Katolik lebih berkembang dan bersemangat dalam mengikuti setiap momen keagamaan.
"Kita semua memiliki peran penting untuk menjaga dan membawa perdamaian, terutama di masa sekarang," tutupnya.
Editor: Syarafuddin
Editor : Arief