Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Dinsos Banjarmasin Bangun Klinik Khusus ODGJ di Rumah Singgah Baiman Senilai Rp29 Miliar

Endang Syarifuddin • Jumat, 18 April 2025 | 13:38 WIB

Kepala Dinsos Kota Banjarmasin, Nuryadi.
Kepala Dinsos Kota Banjarmasin, Nuryadi.
BANJARMASIN - Dinas Sosial (Dinsos) Kota Banjarmasin akan membangun klinik khusus untuk melayani kesehatan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Rumah Singgah Baiman.

Keputusan ini diambil menyusul meningkatnya jumlah ODGJ yang ditampung di fasilitas tersebut.

"Tahun ini Dinsos akan membangun klinik untuk melayani kesehatan ODGJ di rumah singgah," kata Kepala Dinsos Kota Banjarmasin Nuryadin usai pertemuan dengan DPRD Banjarmasin belum lama ini.

Nuryadin menegaskan bahwa rumah singgah yang berada di Jalan Gubernur Subarjo, Banjarmasin Selatan itu sebenarnya diperuntukkan bagi gelandangan, pengemis hingga lansia terlantar dengan kejiwaan normal.

Namun faktanya, belakangan ini penghuni didominasi oleh ODGJ.

"Saya tidak ingin rumah singgah dicap untuk tempat penanganan ODGJ, sebab kita juga banyak membantu orang terlantar," tandasnya.

Penghuni rumah singgah berasal dari berbagai sumber, ada yang terjaring operasi yustisi Satpol PP dan ada pula yang dijemput oleh petugas rumah singgah dari jalanan.

Meskipun tidak sedikit ODGJ yang berhasil sembuh, banyak di antara mereka yang tidak diterima kembali oleh masyarakat dengan berbagai alasan.

Untuk pembangunan klinik khusus ini, Dinsos telah mengalokasikan anggaran yang cukup besar. "Anggaran pembangunan klinik sebesar Rp29 miliar," jelas Nuryadin.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Tabiun Huda, berjanji akan menyiapkan tenaga kesehatan khusus jiwa untuk ditugaskan di klinik rumah singgah, termasuk penyediaan obat-obatan.

"Sementara waktu dalam waktu dekat akan dibuatkan Pustu kesehatan jiwa," ujarnya.

Tabiun menekankan bahwa semua warga, termasuk ODGJ, berhak mendapatkan pelayanan kesehatan.

Hal ini sejalan dengan program Maju Sejahtera yang digaungkan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin di bidang kesehatan.

"Saat ini masih dalam tahap konsultasi dengan Kementerian Kesehatan, semoga cepat rampung," tutup Tabiun.

Editor : M. Ramli Arisno
#Klinik ODGJ #rumah singgah #dinas sosial #layanan kesehatan #anggaran pembangunan