BANJARMASIN - DINAS Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin menyiapkan anggaran sebesar Rp 40 miliar untuk pembebasan lahan guna mendukung proyek normalisasi Sungai Veteran.
Sejumlah titik yang menjadi sasaran pembebasan meliputi sebagian area Kelenteng Soetji Nurani, Taher Square, D'Master, Warung Ridho, dan sejumlah bangunan di kawasan Pasar Kuripan.
"Semua akan dibayar tahun ini. Dananya kemungkinan tersedia pada APBD Perubahan 2025," ujar Kepala Bidang Sungai PUPR Banjarmasin, Hizbul Wathony, Senin (14/3).
Di luar itu, lokasi lain yang masuk dalam rencana pembebasan adalah beberapa bangunan di belakang Pura Jagat Natha di Jalan Gatot Subroto hingga Sungai Gardu.
Normalisasi juga akan menyasar Sungai Guring di Banjarmasin Timur, dan Sungai Jafri Zamzam hingga muara Sungai Barito di Banjarmasin Barat.
Untuk mendukung proyek ini, Pemko Banjarmasin mengalokasikan anggaran sebesar Rp 185 miliar pada APBD tahun depan, khusus untuk pembebasan lahan.
"Karena fokus pada pembebasan lahan, kemungkinan besar pada tahun 2026 PUPR tidak akan melakukan pengerjaan fisik," kata Thony.
Editor: Syarafuddin
Editor : Arief