BANJARBARU - Pemerintah Kota Banjarbaru menetapkan 10 proyek strategis yang dikerjakan sepanjang tahun 2025.
Hal itu tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Wali Kota Banjarbaru Nomor 100.3.3.3/187/KUM/2025 yang terbit pada 4 Maret 2025.
Kabid Infrastruktur dan Kewilayahan pada Bappeda Banjarbaru, Erwin mengungkapkan, sepuluh proyek strategis tersebut terbagi di tiga SKPD. “Delapan paket di Dinas PUPR, satu di Dinas Perkim, dan satu di Dinas Kesehatan,” ungkapnya kepada Radar Banjarmasin, Rabu (9/4).
Semuanya kata Erwin adalah program pembangunan fisik yang dibiayai APBD murni. Pagu anggaran pembangunan rumah dinas Wali Kota Banjarbaru menjadi yang paling besar, mencapai Rp17,9 miliar.
Sedangkan yang terkecil adalah pembangunan Kolam Retensi Guntung Jingah dengan pagu Rp2,7 miliar. “Keduanya adalah kegiatan Dinas PUPR,” sebutnya.
Ia berharap, 10 proyek strategis ini bisa dikerjakan maksimal dan sesuai target. Sebab memuat upaya pemko dalam menghadapi bencana banjir. “Selain pembangunan kolam retensi, juga ada peningkatan Embung Gunung Kupang di Cempaka,” ucapnya.
“Mayoritas adalah pembangunan fasilitas publik. Seperti pembangunan lapangan latihan, laboratorium kesehatan, dan trotoar,” tutupnya.
10 Proyek Strategis Tahun 2025:
1. Pembangunan Rumah Dinas Wali Kota Banjarbaru di eks kantor Disdukcapil: Rp17.983.827.810
2. Pembangunan lapangan latihan dan bangunan pendukung di Bangkal: Rp16.660.507.500
3. Pembangunan fasilitas kesehatan di Puskesmas Banjarbaru Selatan: Rp15.995.000.000
4. Pembangunan kantor Kelurahan Syamsudin Noor: Rp9.566.505.000
5. Peningkatan Embung Gunung Kupang di Cempaka: Rp8.900.000.000
6. Pembangunan kantor UPT Pemadam Kebakaran di belakang Satpol PP Banjarbaru: Rp8.041.410.000
7. Lanjutan pembangunan trotoar Jalan Panglima Batur di Mentaos: Rp5.042.485.000
8. Pembangunan Taman Air Mancur di Bundaran Kamaratih: Rp5.000.672.000
9. Pembangunan trotoar di Kemuning: Rp3.110.080.000
10. Pembangunan kolam retensi Guntung Jingah di Loktabat Utara: Rp2.729.168.000
Editor: Sutrisno
Editor : Arief