BANJARMASIN - Menghindari kemacetan mudik lebaran, pemerintah pusat menyarankan pemerintah kabupaten/kota untuk menerapkan work from anywhere alias WFA kepada ASN.
Disampaikan dalam surat edaran Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokasi Nomor 2 Tahun 2025. Fleksibilitas bekerja itu dibolehkan mulai tanggal 24 sampai 27 Maret.
Lalu bagaimana dengan Pemko Banjarmasin? Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman mengatakan Banjarmasin tidak menerapkan saran pusat. ASN tetap masuk kantor seperti biasa.
"Pemko Banjarmasin tidak menerapkan WFA maupun WFH (work from home) bagi ASN," ungkap Ikhsan, Ahad (23/3).
Alasan pemko ada beberapa pertimbangan. Pertama, melihat kondisi geografis di Kalimantan Selatan yang tidak terlalu luas. Kemacetan mudik lebaran di sini tidak separah yang terjadi di Pulau Jawa.
Kedua, tidak banyak ASN yang mudik, sebab kebanyakan memang warga Banjarmasin.
Ketiga, cuti bersama kali ini lebih panjang. Jadi kecil kemungkinan akan terjadi penumpukan saat arus mudik dan balik.
"Hal ini sudah disampaikan ke wali kota, dan sampai saat ini pertimbangan teknis baik dari saya maupun Bagian Organisasi hal itu dirasa tidak perlu," tutup Ikhsan.
Seperti diketahui, pemerintah pusat menyarankan kebijakan WFA pada 24-27 Maret 2025. Terkait hari raya Nyepi yang jatuh pada Sabtu 29 Maret dan cuti bersama pada Jumat 28 Maret. Dilanjutkan Idulfitri yang diprediksi jatuh pada Senin 31 Maret.
Dengan diberlakukannya WFA, maka masyarakat punya waktu lebih longgar untuk mudik.
Editor: Syarafuddin
Editor : Arief