Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Gubernur Kalsel Muhidin Sebut Tiga Nama Diusulkan Jadi Pj Wali Kota Banjarbaru

Sheilla Farazela • Rabu, 19 Maret 2025 | 21:06 WIB
BALAI KOTA: Gedung Balai Kota atau kantor Wali Kota Banjarbaru. (FADLAN ZAKIRI/RADAR BANJARMASIN)
BALAI KOTA: Gedung Balai Kota atau kantor Wali Kota Banjarbaru. (FADLAN ZAKIRI/RADAR BANJARMASIN)

BANJARBARU - Pemerintah Provinsi  Kalimantan Selatan telah mengusulkan tiga nama ke Kemendagri untuk menjadi Penjabat (Pj) Wali Kota Banjarbaru. 

Hal itu diungkapkan langsung oleh Gubernur Kalsel, H Muhidin usai rapat paripurna di kantor DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (18/3) tadi. 

Tiga nama tersebut yakni Subhan Nor Yaumil dan Farhan. Sedangkan satu sisanya, Muhidin mengaku lupa.

"Satu lagi saya lupa. Insyaallah 19 Maret (hari ini) usulan tiga nama ini kami sampaikan ke Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri)," ujar Muhidin.

Diketahui Subhan Noor Yaumil adalah Kepala Badan Pendapatan (Bapenda) Kalsel sekaligus Penjabat Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru yang baru dilantik pada Selasa (4/3/2025) tadi.

Sementara Muhammad Farhan merupakan Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Kalsel yang juga pernah menjabat sebagai Pj Sekda Banjarbaru pada 26 September 2024 hingga Desember 2024 tadi.

"Kemungkinan, pekan depan atau tujuh hari sebelum lebaran akan ada keputusan dari Kemendagri, siapa nanti yang akan mengisi Penjabat Wali Kota Banjarbaru," sebut Muhidin. 

Ia berharap Kota Banjarbaru dapat segera mendapat penjabat agar kekosongan pemimpin daerah tidak terjadi terlalu lama, setelah Wali Kota Aditya Mufti Ariffin dan wakilnya, Wartono mengundurkan diri. 

"Mudah-mudahan tidak lama lagi kita menunggu ya, mudahan minggu depan udah," tutupnya

Sementara dikonfirmasi kepada Subhan Noor Yaumil, terkait namanya yang masuk dalam kandidat Pj Wali Kota Banjarbaru, ia mengaku tidak mengetahui.

"Belum tahu soal itu, kita tunggu saja," ringkasnya.

Adapun pengusulan tiga nama tersebut menyusul Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin mundur dari jabatannya pada 6 Maret 2025 tadi. 

Aditya mundur dengan alasan dipercaya menjabat komisaris di Jasindo yang merupakan perusahaan bergerak di bidang asuransi milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Sepekan kemudian pada 13 Maret 2025, giliran Wartono yang mengundurkan diri sebagai Wakil Wali Kota Banjarbaru. Alasannya agar tidak terlibat konflik kepentingan dalam menghadapi pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada Banjarbaru.

Wartono sendiri adalah pasangan dari calon wali kota, Hj Erna Lisa Halaby pada Pilkada serentak 2024. Pasangan Lisa Halaby-Wartono akan melawan kotak kosong dalam PSU Pilkada Banjarbaru pada 19 April 2025 mendatang.

Editor : Sutrisno
#banjarbaru #Kalsel #muhidin