BANJARBARU – Pasar Bauntung Banjarbaru beroperasi hingga pukul 22.00 Wita selama Ramadan. Langkah ini diambil untuk menarik lebih banyak pembeli, terutama dari kalangan pekerja yang baru memiliki waktu luang setelah Magrib.
Seorang pedagang, Nur, mengungkapkan bahwa dulu Pasar Bauntung memang buka hingga malam, tetapi kini kebanyakan pedagang memilih tutup lebih awal karena sepinya pembeli.
“Awalnya memang jualan sampai malam, tapi setelah sepi, banyak yang tutup jam 2 atau 4 sore,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan pasar kecil di sekitar perumahan serta kemudahan belanja online turut mempengaruhi jumlah pengunjung. "Meski begitu, mudah-mudahan dengan pasar buka sampai malam, omzet kami bisa naik," harapnya.
Kepala UPT Pasar Bauntung, Malik Ibrahim, membenarkan bahwa aktivitas pasar memang menurun setelah siang hari. “Pasar ini paling ramai pagi pukul 06.30 sampai 10.00 Wita, dengan 300 hingga 750 pengunjung per hari. Sedangkan akhir pekan bisa mencapai 1.500 orang,” katanya.
“Keputusan membuka pasar hingga malam merupakan hasil diskusi dengan para pedagang. Harapannya, pasar ini bisa kembali seperti saat masih di Kemuning, yang ramai hingga malam," tambahnya.
Dari segi keamanan, pasar ini dilengkapi 10 tenaga waspada tertib (wastib) dan 5 petugas jaga malam. “Sejauh ini tidak pernah ada masalah keamanan serius, jadi pedagang dan pengunjung merasa aman,” terang Malik.
Jika uji coba ini berjalan sukses, pengelola berharap jam operasional malam bisa diterapkan secara permanen. “Kami ingin ini menjadi langkah awal untuk menghidupkan kembali kejayaan Pasar Bauntung seperti dulu,” tutupnya.
Editor : Arief