Dirancang untuk memudahkan masyarakat yang tidak terjangkau oleh layanan transportasi umum, Angkutan Juara nyatanya belum terlalu diminati. Jumlah penumpangnya pun semakin sedikit.
********
BANJARBARU - Angkutan Juara dengan skema layanan Buy The Service (BTS) diluncurkan pada 1 September 2024. Setengah tahun beroperasi, layanan transportasi gratis ini makin sepi penumpang.
Salah satu sopir Angkutan Juara di Jalur Koridor 2, Dhani mengatakan, jumlah penumpang mulai turun ketika memasuki bulan Ramadan.
“Sebelum puasa di jalur saya (Masjid Hajjah Nuriyah - Jalan Karang Anyar) biasanya 20 sampai 30 penumpang sehari, sekarang cuma belasan penumpang," ungkapnya, Senin (10/3).
Menurutnya, kondisi ini disebabkan karena pola aktivitas masyarakat yang berubah selama puasa. “Mayoritas penumpang kami adalah pekerja dan ibu-ibu yang biasanya beraktivitas pada pukul 13.00 ke atas. Mungkin karena puasa, jam segitu mereka istirahat,” ujarnya.
Hal senada disampaikan sopir Angkutan Juara yang lain, Levi. Bahkan diakuinya selama enam jam keliling menyusuri jalur angkutan di koridor 2, ia hanya dapat beberapa penumpang.
“Yang paling ramai itu unit Angkutan Juara jalur Pasar Bauntung di Koridor 4 dan jalur Jalan Golf di Koridor K3,” ungkapnya.
Saking ramainya, kata Levi, Dishub Kota Banjarbaru mengoperasikan tiga unit Angkutan Juara untuk melayani angkutan penumpang di kedua koridor tersebut.
Dishub: Cukup Banyak yang Menggunakan
Meski sejumlah sopir mengaku jumlah penumpang menurun, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarbaru mengklaim performa Angkutan Juara saat ini masih terbilang bagus.
“Untuk sementara, masih bagus dan cukup banyak masyarakat yang menggunakan moda transportasi massal gratis ini,” ucap Kabid Sarana Prasarana Transportasi pada Dishub Banjarbaru, Eddy Sabara.
Kondisi ini, kata Eddy terjadi hampir di seluruh trayek. Artinya mulai beroperasi pukul 6 pagi, hingga jam 19.00 wita, angkutan feeder ini jadi pilihan masyarakat untuk menuju lokasi tujuan.
Selain masih gratis, hal ini juga dikarenakan fasilitas angkutan yang tak kalah dengan Bus Trans Banjarbakula. Seperti pintu geser otomatis, CCTV di berbagai sudut, sabuk pengaman hingga penerangan dalam kabin.
Sementara itu, Kasi Angkutan Transportasi pada Dishub Banjarbaru, Indah Astuti mengatakan, saat ini ada 17 unit yang beroperasi di 7 koridor. “Jumlah rata-rata penumpang bisa 250 sampai 350 orang per hari, dan yang paling jadi favorit adalah koridor 3 dan 4,” kata Indah.
Agar penumpang semakin banyak, Indah menyampaikan, pihaknya terus meningkatkan promosi maupun sosialisasi mengenai keberadaan Angkutan Juara. “Dinas perhubungan akan memberikan pelayanan terbaik untuk kenyamanan masyarakat," pungkasnya.
Editor: Sutrisno
Editor : Arief