BANJARMASIN - Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin melakukan pembenahan terhadap sejumlah drainase. Gunanya tak lain adalah untuk mengantisipasi genangan air yang sampai sekarang menjadi keluhan masyarakat selama ini.
Selain itu, drainase juga menjadi salah satu solusi untuk mengatasi persoalan banjir. Bercermin dari pengalaman banjir beberapa tahun lalu, tak lancarnya saluran air membuat genangan air semakin tinggi di sejumlah ruas jalan.
Pantauan Radar Banjarmasin, pengerjaan drainase meliputi kawasan Jalan Lambung Mangkurat, Jalan Pangeran Samudera, Jalan Hasanuddin HM.
Namun, pembangunan drainase ternyata juga mengharuskan menebang sejumlah pohon di kawasan tersebut.
Tak pelak, hal ini memantik perhatian Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Mathari. Dia meminta kepada Pemko Banjarmasin untuk dapat mengganti dengan pohon yang baru.
"Pohon yang sudah ditebang harus diganti kalau pekerjaan pembangunan drainase selesai," pinta Mathari, Rabu (9/10/2024) siang.
Sebagaimana diketahui, di sejumlah titik trotoar seringkali ditanami pohon, baik berukuran kecil maupun besar.
Kehadiran pohon itu bukan tanpa alasan, fungsinya sangat banyak untuk kelestarian lingkungan. Yakni, mengurangi polusi udara, serta membuat lingkungan menjadi segar dan teduh. Pastinya memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan.
"Keberadaan pohon di trotoar sangat penting, selain agar terlihat lebih rindang dan sebagainya," tandas politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.
Editor : Fauzan Ridhani