AMUNTAI - Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pambalah Batung Amuntai di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) mencapai empat tahap.
Pembangunan tahap pertama pada 2023 telah rampung. Hal ini ditandai dengan aktivitas administrasi dan layanan kesehatan telah berpindah ke gedung baru yang terletak di Desa Muara Tapus, Kecamatan Amuntai Tengah.
Selanjutnya, Pemkab HSU melalui Dinas Kesehatan (Dinkes( Kabupaten HSU kembali akan melanjutkan pembangunan RSUD dengan arsitektur minimalis modern tersebut.
Pembangunan tahap kedua lanjut pada tahun 2025 mendatang. Di mana pada tahap satu lalu, rumah sakit ini menelan biaya Rp180 miliar.
Di mana saat itu, penyaluran pinjaman dari pusat ke Pemkab HSU, dimulai sejak 2021 hingga 2022, dan pembayaran dilakukan secara bertahap selama dua tahun sampai akhirnya lunas pada tahun 2024.
Kepala Dinkes HSU, dr Moch Yandi Friyadi mengatakan usai selesai pembangunan tahap pertama, akan dilanjutkan pembagunan tahap kedua pada 2025 mendatang.
“Gunakan Anggaran APBD untuk membangun ruang rawat inap satu gedung dengan tiga lantai berbentuk huruf E. Diharapkan dapat terkoneksi dengan gedung tahap satu yang sudah rampung,” ujar dr Yandi, Minggu (6/10/204).
Pada pembangunan tahap kedua juga akan dibangun gedung berlantai tiga. Terdiri dari bangunan poliklinik, manajemen, serta penambahan lift mempercepat akses juga di tahun 2025.
“Saya optimistis, dengan pembangunan rumah sakit baru tentu akan meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan tentu dapat menjadi rumah sakit rujukan di sekitar wilayah hulu sungai. Dan ini peluang,” cetusnya.
Sebagai penguat, bangunan yang baru dan alat yang lebih modern, tentunya menjadi nilai tambah bagi RSUD Pambalah Batung dan warga bisa menggunakan fasilitas kesehatan ini dengan nyaman.
“Kenapa harus pindah, sebab gedung lama RSUD Pambalah Batung yang lama di Jalan Basuki Rahmat Kelurahan Murung Sari saat ini sulit dikembangkan dan lahan parkir sempit,” terangnya.
Dalam satu kesempatan, Pj Bupati HSU, Zakly Aswan menilai pembangunan RSUD Pambalah Batung memang penting dalam pemenuhan hak layanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten HSU.
“Bangunan yang lebih baru dan peralatan medis yang update tentu akan sejalan dengan pelayanan yang berkualitas bagi masyarakat, khususnya pasien,” singkatnya.
Editor : Fauzan Ridhani