PARINGIN – Dalam rangka memperingati Hari Pariwisata Dunia 2024 yang mengusung tema "Tourism and Peace", Pemerintah Kabupaten Balangan berkomitmen untuk mempromosikan budaya melalui pengembangan desa wisata.
Sejak 2021, Kabupaten Balangan telah menetapkan empat belas desa wisata yang masing-masing memiliki potensi unik untuk menarik wisatawan.
Di antaranya adalah Desa Liyu, Desa Marajai, Desa Halong, Desa Uren, Desa Mamigang, dan Desa Aniungan di Kecamatan Halong, serta Desa Ajung, Desa Dayak Pitap, Desa Sungsum, dan Desa Gunung Batu di Kecamatan Tebing Tinggi.
Tak ketinggalan, Desa Balida, Desa Baruh Bahinu, Desa Tundakan, dan Desa Teluk Bayur juga turut berkontribusi dalam pengembangan pariwisata daerah.
Desa-desa ini tidak hanya menyuguhkan keindahan alam, tetapi juga menampilkan kekayaan budaya, seperti aruh adat, pasar kuliner tradisional, dan berbagai seni pertunjukan lokal.
"Kami percaya bahwa desa wisata adalah sarana yang efektif untuk melestarikan budaya dan alam, serta membangkitkan rasa cinta tanah air," ungkap Kepala Bagian Administrasi Pembangunan, Taufiqurrahman, Jumat (27/9/2024).
Pemerintah daerah terus berupaya mempercantik dan meningkatkan fasilitas di desa-desa wisata. Saat ini, pembangunan sarana prasarana tengah dilakukan, termasuk di Desa Ajung, di mana akan ada gazebo, MCK, rest area, dan homestay.
"Kami juga sedang memperbaiki akses jalan, memperkuat infrastruktur air bersih, dan meningkatkan jaringan internet untuk mendukung kenyamanan wisatawan," tambahnya.
Selain itu, di Desa Wisata Liyu, pembangunan drainase dan fasilitas camping juga sedang dikerjakan. Sementara di Desa Balida, berfokus pada peningkatan akses ke obyek wisata dan pembangunan pasar budaya Racah Mampulang.
Dengan segala upaya ini, diharapkan desa wisata di Kabupaten Balangan semakin menarik dan berkontribusi pada kemajuan pariwisata lokal.
"Semoga keberadaan desa wisata ini dapat membawa manfaat besar bagi masyarakat dan meningkatkan citra Kabupaten Balangan. Selamat Hari Pariwisata Sedunia 27 September 2024!" tutup Taufiqurrahman.
Editor : Fauzan Ridhani