Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Dishub Kabupaten Tapin Kembali Usulkan Pembangunan Halte Sungai, Ajukan Di Dua Lokasi Untuk Penunjang Wisata Religi

Rasidi Fadli • Minggu, 8 September 2024 | 16:22 WIB
Kepala Dishub Kabupaten Tapin, Muhammad Nor.(Foto:Rasidi Fadli/Radar Banjarmasin)
Kepala Dishub Kabupaten Tapin, Muhammad Nor.(Foto:Rasidi Fadli/Radar Banjarmasin)

RANTAU – Untuk tahun 2025 nanti, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tapin akan kembali mengusulkan tiga halte sungai ke Balai Pengelola Tranportasi Darat (BPTD) Kementerian Perhubungan RI (Kemenhub RI). 

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tapin, Muhammad Nor menjelaskan sebenarnya hanya ada satu halte sungai yang diusulkan pihaknya untuk dibangun di tahun depan. “Tapi, ada permintaan pimpinan, bahwa ditambah satu lagi, jadi diajukan pembangunan dua halte air,” ucapnya, Minggu (8/9/2024).

Dua lokasi pembangunan halte air yang diajukan Dishub Kabupaten Tapin adalah di seberang Polsek Candi Laras Selatan dan di Muara Datu Muning.

Dua lokasi ini diajukan dibangun halte air untuk menunjang wisata religi Datu Kabul dan Datu Muning.

Sementara, di tahun ini pihaknya mengusulkan pembangunan tiga unit halte air dan sudah disetujui Kemenhub RI. Masing-masing berlokasi di Desa Kaladan, Buas-buas, dan Rawana. "Sekarang masih dalam proses,” tuturnya.

Muhammad Nor memberitahukan halte sungai sangat diperlukan di Kabupaten Tapin, terutama di wilayah pesisir sungai seperti di Candi Laras Utara.

“Jadi, selama ini pelabuhan yang ada belum memenuhi standar untuk keamanan, baik penumpang atau kapalnya, jadi kita usulkan pembangunan halte sungai,” jelasnya.

Ia pun berharap pembangunan halte sungai ini mampu memberikan dampak positif dan memberikan manfaat bagi pembangunan daerah.

“Paling tidak ada manfaat dan berkah bagi masyarakat, khususnya yang bermukim di pinggir sungai,” pungkasnya.

Saat ini, di Kabupaten sudah lima halte air yang sudah dibangun dan beroperasi. Sedangkan, yang masih dalam proses pembangunan ada tiga unit. Sehingga, untuk tahun ini Kabupaten Tapin memiliki total  delapan unit halte air.

Editor : Fauzan Ridhani
#balai pengelolaan transportasi darat #Wisata Religi #kabupaten tapin #Dinas Perhubungan (Dishub) #Rantau