MARTAPURA - Ribuan lahan pertanian di Kabupaten Banjar terancam gagal panen lantaran terendam banjir.
Petani Desa Keramat, Kecamatan Martapura Timur, Jalaludin mengaku pasrah kala benih padi yang sudah ditaburnya terendam air karena hujan selama beberapa hari ini.
"Sudah ditanami, tapi ya airnya naik terus," ungkapnya pasrah.
"Kalau sampai sepuluh hari lamanya terendam, bibit padi yang baru ditanam ini akan mati," sebutnya.
Sementara, Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Banjar, Warsita menyebut pihaknya berupaya kerugian yang dialami petani bisa diminimalisir.
Untuk itu, Distan Kabupaten Banjar akan membagikan benih kepada petani.
"Lahan pertanian yang terendam sekitar 1.088,5 hektar dari total 49 ribu hektar yang ada di Kabupaten Banjar," ucapnya, Kamis (13/6/2024).
Warsita menyebut ribuan hektar lahan pertanian yang terendam berlokasi di Kecamatan Martapura Barat, Martapura Timur, Martapura Kota, dan Astambul.
"Martapura Barat paling banyak, sekitar 779 hektar," bebernya.
Warsita mengatakan pihaknya akan menginventarisir lahan pertanian setelah air surut.
"Baru kita bisa menentukan dari 1.088,5 hektare kalo itu memang sudah puso, maka akan kita ajukan minta bantuan benih ke Kementerian Pertanian,” imbuhnya.
Editor : Fauzan Ridhani