Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Lebah Bersarang di Menara PDAM Banjarbaru, UPT Damkar Bingung Cara Evakuasinya

M Fadlan Zakiri • Sabtu, 1 Juni 2024 | 05:22 WIB
KOLONI:Puluhan sarang lebah bertengger di bagian atas menara PDAM di Taman Van Der Pijl Banjarbaru.(Foto:Fadlan Zakiri/Radar Banjarmasin)
KOLONI:Puluhan sarang lebah bertengger di bagian atas menara PDAM di Taman Van Der Pijl Banjarbaru.(Foto:Fadlan Zakiri/Radar Banjarmasin)

BANJARBARU - Keberadaan sarang lebah di menara PDAM Taman Van der Pijl Banjarbaru mulai mengkhawatirkan.

Hal itu dikarenakan bagian atas menara yang jadi ikon Kota Banjarbaru tersebut sudah ditempeli puluhan sarang lebah.

“Kalau dihitung, jumlahnya lebih 20 sarang lebah Mas,” kata Amat, salah satu pengunjung Taman Van der Pijl, Jumat (31/5/2024) sore.

Ia menceritakan pada tahun tahun 2018 lalu sudah pernah dibersihkan oleh Pemko Banjarbaru.

Namun, entah kenapa saat ini Pemko Banjarbaru seolah membiarkan koloni lebah itu kembali bersarang di tower tersebut

“Sampai jumlahnya puluhan seperti ini lho, dulu hanya tiga sampai empat sarang saja, sekarang sudah lebih 20 masih belum dibersihkan,” ujar Amat.

Menurutnya, jika terus dibiarkan maka koloni lebah itu bisa membahayakan pengunjung taman.

Sehingga ia berharap agar Pemko Banjarbaru bisa membersihkan lagi sarang-sarang lebah tersebut.

“Siapa yang bisa menjamin tidak ada yang disengat, tidak kan?,” tegasnya.

 

Rupanya keluhan yang diungkapkan Amat tersebut sudah lama diterima oleh UPT Damkar Kota Banjarbaru.

Namun, karena ada pertimbangan lain, sehingga petugas tidak bisa segera mengevakuasi sarang lebah di Tower PDAM.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala UPTD Damkar Satpol PP, Kota Banjarbaru, Syafrullah.

Menurutnya proses evakuasi sarang lebah di Tower PDAM ini tidak bisa sembarangan.

“Karena lokasinya ada di tengah kota yang padat dengan aktivitas masyarakat, apalagi sangat dekat dengan jalan raya, jadi perlu persiapan yang benar-benar matang untuk mengevakuasinya,” ungkap Syahrullah.

Selain itu, titik menempelnya sarang lebah juga jadi faktor mengapa pihaknya belum melakukan proses evakuasi.

Syafrullah menjelaskan dari hasil observasi di lapangan, proses evakuasi memerlukan alat dan teknik khusus.

“Karena sarang lebah ini menempelnya di bagian lekukan kepala menara, jadi tingkat kesulitannya memang cukup tinggi,” katanya.

Meski demikian, Syafrullah berjanji UPT Damkar Banjarbaru berusaha segera membersihkan bangunan yang jadi ikon bagi Kota Banjarbaru tersebut dengan cara memotong dan membersihkan sisa sarang.

Sebelumnya, Syafrullah mengaku harus berkoordinasi dulu dengan PTAM Intan Banjar dan Disperkim Kota Banjarbaru.

“Kalau sudah ada hasil, tentu akan langsung kami evakuasi,” ujarnya

Untuk meminimalisir korban sengatan, kemungkinan besar kata Syafrullah eksekusi sarang lebah itu dilakukan saat subuh.

Baca Juga: Jalan Viral Bypass Bayur Panangkalaan Kotor dan Penuh Sampah, Jajaran Disperkim-LH HSU Jadi Pemulung

“Pada intinya, saat taman sudah kosong pengunjung, baru kami mulai,” pungkasnya.

Editor : Fauzan Ridhani
#banjarbaru #sarang lebah #PDAM #UPT damkar #menara