DPRD HSS Soroti Warga Kehilangan Bansos Akibat Perubahan Desil

M Padil Ihsan • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 14:40 WIB
Ketua DPRD HSS H. Akhmad Fahmi. (Foto: DPRD HSS) 
Ketua DPRD HSS H. Akhmad Fahmi. (Foto: DPRD HSS) 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Kandangan - Persoalan perubahan desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi perhatian DPRD Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

Perubahan status desil dinilai dapat berdampak terhadap masyarakat yang sebelumnya menerima bantuan sosial (bansos).

Ketua DPRD HSS, H. Akhmad Fahmi, mengatakan pihaknya menerima keluhan tersebut saat melaksanakan kegiatan di daerah pemilihan (dapil). Sejumlah masyarakat mengaku sebelumnya masuk dalam desil 1-2, namun kemudian berubah menjadi desil 3 sehingga tidak lagi mendapatkan bantuan sosial.

"Jadi waktu kami ke dapil, ada masyarakat yang sebelumnya masuk desil 1-2, kemudian berubah menjadi desil 3. Akhirnya mereka tidak mendapatkan bantuan lagi," ujarnya.

Menindaklanjuti keluhan tersebut, pihaknya kemudian meminta KTP masyarakat yang mengalami persoalan untuk disampaikan kepada Dinas Sosial HSS.

"Sebanyak 40 orang kami minta KTP-nya untuk disampaikan ke dinas. Ternyata ada sekitar 10 orang yang desilnya diperbaiki dan akhirnya mereka kembali mendapatkan bantuan," jelas Fahmi.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan masih adanya kemungkinan kesalahan dalam proses penentuan desil masyarakat. Karena itu, ia berharap persoalan serupa tidak kembali terjadi sehingga masyarakat yang memang berhak menerima bantuan tidak dirugikan akibat ketidaksesuaian data.

"Iya, semoga tidak ada lagi kesalahan-kesalahan seperti itu," katanya.

Fahmi juga mengimbau masyarakat yang mengalami persoalan serupa agar menyampaikan keluhannya. Selain melalui Dinas Sosial, masyarakat dapat langsung menyampaikan kepada anggota DPRD HSS yang berada di dapil masing-masing.

"Kalau ada masyarakat yang mempunyai keluhan seperti itu, bisa langsung disampaikan kepada anggota dewan yang berada di dapilnya," pungkasnya.

Sebagai gambaran, DTSEN Triwulan II periode Juni 2026 mencatat sebanyak 86.630 keluarga atau 241.377 individu di HSS terdata dalam aplikasi SIKS-NG. Dari jumlah tersebut, sebanyak 33.059 keluarga atau 96.283 individu masuk dalam kelompok desil 1 hingga 5.

Editor : Sutrisno
bansos HSS Kandangan