Hanura Konsolidasi di Kalsel, Sampaikan 5 Pesan Tegas Ketum Oso

Sheilla Farazela • Dipublikasikan Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:13 WIB
Ketua Tim Task Force DPP Hanura Patrice Rio Capella saat memberikan keterangan dalam konsolidasi di Kalimantan Selatan (sheilla/radar banjarmasin)
Ketua Tim Task Force DPP Hanura Patrice Rio Capella saat memberikan keterangan dalam konsolidasi di Kalimantan Selatan (sheilla/radar banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOSCOM, BANJARBARU – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) terus memperkuat barisan dan memanaskan mesin politik hingga ke tingkat basis.

Langkah ini ditegaskan lewat agenda Konsolidasi dan Rapat Teknis Tim Task Force DPP Partai Hanura bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD), 13 Dewan Pimpinan Cabang (DPC), serta jajaran anggota DPRD se-Kalimantan Selatan (Kalsel) di Banjarbaru, Minggu (30/8/2026).

Ketua Tim Task Force DPP Partai Hanura sekaligus Wakil Ketua Umum Bidang Perencanaan dan Kebijakan Strategis, Patrice Rio Capella, hadir langsung memimpin jalannya rapat konsolidasi tersebut.

Ia menekankan bahwa proses penataan struktur partai dari tingkat DPC hingga kecamatan ditargetkan rampung sepenuhnya pada akhir September mendatang.

"Konsolidasi ini bukan sekadar persiapan administratif verifikasi partai politik, melainkan langkah nyata dalam menyiapkan mesin politik secara efektif agar bisa bekerja maksimal memenangkan para caleg dan kepala daerah," tegas Patrice Rio Capella saat menyampaikan keterangannya di hadapan para jajaran pengurus.

Ia menambahkan, konsolidasi yang dibangun tidak sebatas urusan struktur kepengurusan, melainkan menyentuh ikatan emosional antar-kader dari DPP, DPD, hingga DPC.

Kalimantan Selatan di bawah kepemimpinan Ketua DPD Hanura Kalsel Sayed Jafar Alaydrus (SJA) diharapkan mampu menjadi laboratorium konsolidasi Partai Hanura untuk wilayah se-Kalimantan.

"Kita mengharapkan konsolidasi ini tidak hanya di atas kertas atau sekadar membuat jumlah pengurus, tetapi lebih kepada konsolidasi emosinya. Antara DPC, DPD, dan DPP emosinya ketemu dan bersatu pada frekuensi serta semangat yang sama," lanjut Rio.

Dalam kesempatan tersebut, Rio menyampaikan lima amanat dan pesan harian yang diinstruksikan secara tegas oleh Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO).

Pertama, Ketum OSO menegaskan pentingnya konsolidasi berkelanjutan karena Hanura merupakan partai nasionalis-religius yang mengedepankan sikap kebangsaan, kebenaran, dan keadilan untuk rakyat daerah tanpa sifat partisan atau fanatik.

"Pesan kedua dan ketiga dari Pak Ketum adalah soal soliditas. Kita berharap soliditas para kader makin hari makin meningkat, meminta seluruh kader solid, konsisten, dan fokus berjuang untuk pemenangan Pemilu 2029," ucap Rio menirukan instruksi pimpinan pusat.

Terkait kedisiplinan organisasi, Rio menyampaikan poin keempat yang berisi peringatan keras bagi kader yang ragu-ragu atau tidak sungguh-sungguh membesarkan partai. Kader yang melenceng dari garis komando Ketua Umum diminta segera mundur dan tidak akan dilibatkan lagi dalam proses perjuangan partai ke depan, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Sebagai penutup amanat kelima, Rio menegaskan bahwa kemenangan yang dicapai nantinya bukanlah milik perseorangan atau jimpinan tertentu, melainkan kemenangan bersama seluruh kader dan rakyat.

"Perjuangan tanpa pengorbanan dan keikhlasan akan sia-sia. Persiapan menuju 2029 tinggal satu tahun lagi, mari kita kerahkan semua kekuatan secara total karena visi Hanura membela kebenaran demi daerah berdaya dan Indonesia sejahtera," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Hanura Kalsel, Sayed Jafar Alaydrus (SJA), menegaskan bahwa amanat utama yang diterimanya dari DPP Partai Hanura saat ini adalah menuntaskan restrukturisasi kepengurusan. Langkah tersebut mencakup penyelesaian dua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) yang masih dalam tahap finalisasi.

"Ini mungkin terlalu jauh jika kita menceritakan wajah baru yang akan datang. Yang penting pada saat ini saya diberi tugas oleh DPP adalah untuk membenahi struktur yang ada. Sebelum akhir bulan September, mudah-mudahan kawan-kawan sudah bisa menyelesaikan semua tugas-tugas itu," ujar Sayed Jafar Alaydrus

Pria yang akrab disapa SJA ini menjelaskan, fokus pembenahan struktur menjadi fondasi penting agar perahu politik Hanura Kalsel benar-benar solid sebelum melangkah ke tahapan penokohan kandidat. Setelah mesin partai siap, Hanura Kalsel terbuka luas bagi berbagai figur potensial di Banua, mulai dari tingkat DPR RI, DPRD Provinsi, hingga DPRD Kabupaten/Kota.

Tak hanya merangkul figur senior, SJA juga menegaskan komitmennya untuk menggaet potensi generasi muda dalam struktur dan pencalonan ke depan. Menurutnya, Kalimantan Selatan memiliki stok tokoh muda yang melimpah untuk diberi ruang berjuang bersama Partai Hanura.

"Kawan-kawan nanti, kalau kita berbicara tokoh, banyak tokoh di Kalimantan Selatan untuk kita majukan ke DPR RI, DPRD Provinsi, hingga Wali Kota atau Bupati. Anak muda juga banyak yang akan kita gaet," tegasnya.

Editor : Arif Subekti
dpp partai hanura konsulidasi rapat teknis dpp dpc kalimantan selatan