Raperda Perubahan APBD HSS 2026 Disampaikan, Anggaran Difokuskan untuk Pelayanan Dasar

M Padil Ihsan • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 15:27 WIB
PENYAMPAIAN: Wakil Bupati H. Suriani menyampaikan Raperda perubahan APBD Tahun 2026 kepada DPRD HSS. (Foto: PROKOPIM HSS) 
PENYAMPAIAN: Wakil Bupati H. Suriani menyampaikan Raperda perubahan APBD Tahun 2026 kepada DPRD HSS. (Foto: PROKOPIM HSS) 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Kandangan - DPRD Hulu Sungai Selatan (HSS) menggelar rapat paripurna Pembicaraan Tingkat I Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, Senin (24/8/2026).

Rapat yang berlangsung di Aula DPRD HSS tersebut dipimpin Ketua DPRD HSS H. Akhmad Fahmi, didampingi Wakil Ketua I H. Husnan dan Wakil Ketua II H.M. Kusasi, serta jajaran anggota DPRD HSS.

Dari pihak eksekutif, rapat dihadiri Wakil Bupati HSS H. Suriani, Sekda HSS H. Muhammad Noor, serta jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Ketua DPRD HSS H. Akhmad Fahmi mengatakan, dalam rapat paripurna tersebut pihak eksekutif telah menyampaikan Raperda Perubahan APBD 2026 kepada DPRD HSS. Penyampaian tersebut menjadi tahapan awal pembahasan perubahan anggaran antara legislatif dan eksekutif.

Dari penyampaian itu, diketahui proyeksi pendapatan daerah dalam APBD Perubahan 2026 sekitar Rp1,35 triliun. Sementara proyeksi belanja daerah mencapai sekitar Rp2 triliun.

"Kami sudah menerima penyampaian Raperda APBD Perubahan 2026. Tadi disampaikan pihak eksekutif bahwa proyeksi pendapatan ada sekitar Rp1,396 triliun dan belanja sekitar Rp2,057 triliun. Perubahan ini sangat besar," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati HSS H. Suriani mengatakan, pemerintah daerah dalam perubahan anggaran tetap mengutamakan pemenuhan pelayanan dasar masyarakat.

Menurutnya, sektor pendidikan, kesehatan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat menjadi perhatian utama dalam penggunaan anggaran.

"Tentu fokus kita adalah pada pelayanan dasar, terutama pada pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat. Kami juga terus berupaya mengoptimalkan anggaran untuk bisa menyentuh langsung kepada masyarakat," jelasnya.

Suriani juga menyebutkan adanya peningkatan pada alokasi belanja modal dalam APBD Perubahan 2026 sebesar 4,09 persen. Menurutnya, hal tersebut menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah bersama DPRD dalam pelaksanaan anggaran.

Peningkatan belanja modal tersebut akan menjadi bagian yang turut dibahas dalam proses pembahasan Raperda Perubahan APBD 2026, mengingat waktu pelaksanaan anggaran tahun ini tersisa sekitar empat bulan.

"Ini menjadi komitmen kami dan juga menjadi perhatian DPRD dalam pelaksanaan anggaran ini dengan sisa waktu empat bulan," pungkasnya.

Editor : Sutrisno
dprd paripurna HSS